BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Grup rock asal Amerika Serikat, Linkin Park, memastikan tidak akan pernah membawakan lagu ‘One More Light’ dalam konser mereka.
Lagu yang dirilis pada 2017 itu menjadi karya terakhir bersama vokalis Chester Bennington, sebelum ia memutuskan mengakhiri hidup pada Juli di tahun yang sama.
Pernyataan itu diungkap langsung salah satu pendiri dan pentolan Linkin Park, Mike Shinoda.
“Lagu itu awalnya kami tulis untuk seorang rekan kami di label yang meninggal. Tapi setelah Chester pergi, dunia menganggap lagu itu tentang dia. Dan itu terlalu menyedihkan untuk dibawakan kembali,” ujar Shinoda melansir The Guardian, Senin (21/7/2025).
Saat ini, Linkin Park tengah menjalani tur dunia setelah merilis album terbaru bertajuk From Zero, serta memperkenalkan Emily Armstrong dari band Dead Sara sebagai vokalis baru menggantikan posisi Bennington. Tur tersebut mencakup penampilan di pembukaan final UEFA Champions League di Munich dan konser besar di Wembley Stadium, London.
Baca Juga:
Pentagon Pakai Lagu “Enter Sandman” Tanpa Izin, Metallica Geram Minta Takedown!
Linkin Park Siap Guncang Panggung Final Liga Champions di Munich
Selain One More Light, setlist terbaru mereka berisi beberapa lagu lain dari era Bennington juga dilaporkan tak masuk daftar penampilan langsung meski band tetap menyuguhkan sejumlah hits lama sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah mereka.
Album From Zero sendiri dirilis tahun ini sebagai proyek “reset” dari Linkin Park. Judul album merupakan referensi ke nama awal band, Xero, ketika mereka masih dalam tahap pembentukan pada akhir 1990-an. Album ini memuat lagu-lagu baru seperti ‘Up From The Bottom’ dan ‘Unshatter’, serta versi deluxe yang dirilis pada Mei lalu.
NME memberi album ini rating tiga dari lima bintang, menyebut From Zero sebagai perpaduan antara rock stadion penuh energi dengan beberapa materi yang kurang menggigit. Namun, mereka menekankan bahwa album ini perlu dilihat sebagai awal baru bagi Linkin Park pasca kepergian Chester.
“Album ini lahir dari keinginan organik para personel Linkin Park untuk berkarya bersama kembali. Jadi jangan melihatnya hanya sebagai pembanding dari diskografi masa lalu mereka,” tulis NME.
(Dist)











