Timnas eFootball Telah Kembali ke Tanah Air

eFootball
Foto: Dok.Gilbert Sem Sandro
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID:Tim nasional (Timnas) eFootball Indonesia kembali ke tanah air setelah meraih gelar juara dalam kompetisi Piala Asia Esports AFC eAsian Cup Qatar 2023. Kedatangan tim yang terdiri dari Rizky Faidan, Elga Cahya Putra, dan Akbar Paudie, serta Manager & CEO IFeL Putra Sutopo, disambut hangat dengan kalungan bunga dari perwakilan komunitas eFootball di Indonesia.

“Alhamdulilah, kami sangat senang dengan prestasi ini di kompetisi eAsian Cup perdana, dan kami berhasil meraih juara,” ujar Manager & CEO IFeL Putra Sutopo dalam konferensi pers di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa malam.

Putra Sutopo menjelaskan bahwa kemenangan ini merupakan kali kedua tim eFootball Indonesia meraih juara di kompetisi sepakbola virtual se-Asia. “Ini adalah kedua kalinya kita menjadi juara di Asia, walaupun dalam kompetisi yang berbeda, namun kami sangat gembira dengan pencapaian ini,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa kemenangan tim eFootball Indonesia dalam AFC eAsian Cup 2023 ini diraih setelah berhasil mengalahkan Jepang dengan skor akhir 2-0 dalam laga best of three. “Meskipun kami menang di babak grup dengan skor langsung 2-0, kami tetap menjaga sikap enjoy dan tidak meremehkan lawan,” jelasnya.

Prestasi ini, menurut Putra Sutopo, tidak terlepas dari dukungan penuh komunitas eFootball yang telah berjalan lama, serta dukungan dari IFeL sebagai operator liga sepakbola virtual di Indonesia. “Dukungan dari PSSI sebagai federasi sepakbola Indonesia yang memberikan kesempatan kepada para pemain Timnas Esports Indonesia untuk berkompetisi di kompetisi terbesar di Asia, yaitu AFC eAsian Cup, juga sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Baca Juga:Presiden Jokowi Memberikan Apresiasi kepada Timnas eFootball Indonesia

Putra Sutopo menambahkan bahwa dengan pencapaian ini, harapannya adalah seluruh pihak terkait dapat bekerja sama untuk memajukan industri sepakbola virtual Indonesia lebih baik lagi. “Masih banyak potensi yang dapat dikembangkan dalam industri sepakbola virtual, baik dari segi kompetisi, pemain, maupun komunitas,” katanya.

“Meskipun belum mendapatkan apresiasi sepenuhnya, kami sebagai pemain tetap semangat. Kami berharap agar PSSI dan pihak terkait dapat memberikan lebih banyak apresiasi terhadap industri sepakbola virtual, karena kami tidak hanya bermain game, tetapi juga mewakili Indonesia di kancah Internasional,” tambah Putra Sutopo dengan semangat

 

(Mahardika/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru