BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pasar audio murah kembali diramaikan oleh produk unik. Kali ini hadir HTC NE20, sebuah TWS dengan fitur penerjemah bahasa otomatis yang dibanderol di kisaran Rp200 ribuan.
Tak hanya berfungsi sebagai earphone nirkabel, perangkat ini juga dibekali layar sentuh di charging case serta beragam fitur tambahan yang jarang ditemukan di kelas harga serupa.
Dalam ulasan terbarunya, kanal YouTube DKID Media mencoba menguji klaim tersebut secara langsung, termasuk membandingkannya dengan fitur live interpreter di smartphone flagship.
“Dengan harga sekitar Rp200 ribuan, ini bukan cuma TWS biasa. Dia punya layar, bisa jadi translator, dan fiturnya banyak banget,” ujar DKID Media.
Bukan HTC Smartphone, Tapi Produk ODM
Meski membawa nama HTC, NE20 bukanlah produk dari HTC yang dikenal lewat lini smartphone. Berdasarkan penelusuran DKID Media, TWS ini merupakan produk ODM (Original Design Manufacturer) asal Tiongkok yang dijual dengan berbagai merek berbeda di marketplace.
Hal tersebut terlihat dari aplikasi pendukungnya yang bernama EarJoy, bukan HTC. Aplikasi ini tersedia di Android dan iOS, serta menjadi pusat pengaturan fitur-fitur translator dan multimedia.
Layar Sentuh di Charging Case
Salah satu daya tarik utama HTC NE20 adalah layar sentuh di bagian depan charging case. Layar ini memungkinkan pengguna:
- Mengontrol musik
- Menjalankan video pendek seperti TikTok
- Mengakses kamera jarak jauh
- Bermain game sederhana
- Melihat hasil terjemahan teks secara langsung
“Case-nya ini unik. Ada layar sentuh, bisa buka TikTok, bahkan main game sederhana. Buat harga segini, jelas gimmick yang menarik,” kata DKID Media.
Baca Juga:
VINCO S10 NC Hadirkan Fitur ANC di Segmen TWS Rp200 Ribuan
Huawei FreeClip 2 Resmi Masuk Indonesia, TWS Open-Ear Premium dengan Desain Clip-On
Fitur Translator hingga 135 Bahasa
HTC NE20 mengklaim mendukung hingga 135 bahasa beserta berbagai aksen. Mode penerjemahannya mencakup:
- Live translation dua arah
- Dual ear mode, di mana masing-masing earbud digunakan oleh dua orang berbeda
- Text translation dengan tampilan langsung di layar case
- Photo translation
- AI subtitle video
Dalam praktiknya, fitur dual ear mode menjadi yang paling menonjol karena memungkinkan dua orang berbicara bergantian tanpa harus melihat layar ponsel.
“Dual ear click mode ini menarik. Satu earbud buat kita, satu buat lawan bicara. Tinggal pencet, langsung diterjemahin,” jelas DKID Media.
Kualitas Audio Jadi Catatan
Meski fiturnya melimpah, kualitas suara HTC NE20 dinilai bukan keunggulan utamanya. Karakter suara cenderung tajam di treble dan terasa kurang nyaman di volume tinggi. Perangkat ini juga tidak dibekali ANC dan menggunakan desain non in-ear, sehingga suara luar masih sangat terdengar.
“Kalau buat dengerin musik, jujur ini bukan pilihan ideal. Treble-nya cukup menusuk dan kalah jauh dibanding TWS lain di harga yang sama,” ungkap DKID Media.
Layak Dibeli atau Tidak?
HTC NE20 dinilai bukan TWS untuk audiophile atau pencinta kualitas audio. Namun, sebagai perangkat multifungsi dengan fitur translator instan, produk ini bisa menjadi opsi menarik—terutama bagi pengguna yang sering berinteraksi lintas bahasa atau ingin solusi praktis tanpa bergantung penuh pada smartphone.
“Buat translator-nya oke, buat suara jangan berharap banyak. Tapi dengan harga Rp200 ribuan, fiturnya masih masuk akal,” tutup DKID Media.
Dengan pendekatan unik dan harga terjangkau, HTC NE20 menunjukkan bahwa TWS murah kini tak lagi sekadar soal audio, tetapi juga soal fungsi tambahan yang menyasar kebutuhan spesifik pengguna.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)











