BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Aktor Vino G. Bastian kembali ke layar lebar lewat film terbarunya, Shutter, namun kali ini ia membawa pesan yang jauh lebih besar dari sekadar kisah seram.
Dalam konferensi pers di Plaza Indonesia, Jumat (24/10/2025), Vino menegaskan bahwa film ini bukan hanya hiburan, melainkan juga kampanye untuk menghentikan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.
“Film ini bukan sekadar jualan film horor, bukan sekadar jualan film remake, tapi film ini punya sesuatu campaign yang sangat besar banget,” ujar Vino dengan tegas.
Sebagai ayah dari seorang anak perempuan, suami Marsha Timothy ini merasa perlu menggunakan platformnya untuk menyuarakan isu sosial penting, terutama soal ruang aman bagi perempuan.
Data Komnas Perempuan
Vino mengungkapkan, gagasan kampanye ini berangkat dari keprihatinannya terhadap laporan terbaru Komnas Perempuan. Berdasarkan data yang dirilis pada April 2025, kasus kekerasan seksual dan perundungan justru paling banyak terjadi di lingkungan pendidikan tempat yang seharusnya menjadi ruang paling aman bagi siapa pun.
“Baru tahun 2025 bulan April itu Komnas Perempuan mengeluarkan siaran pers bahwa sebagian besar kekerasan seksual. Bullying itu terjadi justru di daerah yang di tempat yang justru kita merasanya paling aman, yaitu dunia pendidikan,” jelasnya.
Melalui Shutter, Vino berharap masyarakat bisa lebih sadar dan berani bersuara untuk menciptakan ruang aman bagi semua, khususnya perempuan dan pelajar.
Suarkan #SafeSpaceForAll di Dunia Film
Mengusung tagar #SafeSpaceForAll, Vino dan tim produksi ingin menjadikan Shutter lebih dari sekadar film horor. Mereka ingin menjadikannya medium untuk menyampaikan pesan penting tentang keselamatan dan kenyamanan di dunia pendidikan.
“Sebagai aktor, sebagai seniman, dan sebagai kita semua yang berada di dunia film, ini adalah salah satu cara kita. Walaupun kecil, tapi ini adalah suara kita untuk mengkampanyekan #SafeSpaceForAll,” tutur Vino.
Baca Juga:
Sinopsis Film Abadi Nan Jaya: Sebuah Ambisi Berujung Malapetaka
Adaptasi Film Horor Legendaris Thailand
Shutter merupakan adaptasi dari film Thailand legendaris berjudul sama yang populer pada awal 2000-an. Versi Indonesia ini ditulis oleh Alim Sudio dan disutradarai oleh Herwin Novianto, dua nama besar di industri perfilman Tanah Air.
Selain Vino G. Bastian, film ini juga dibintangi oleh Anya Geraldine, Niken Anjani, Donny Alamsyah, dan Nugie. Dengan jajaran pemain kuat dan pesan sosial yang relevan. Shutter diharapkan bisa memberi dampak lebih dari sekadar rasa takut.
Film Shutter akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 30 Oktober 2025, bertepatan dengan momentum Halloween. Lebih dari sekadar film horor, karya ini menjadi seruan moral agar masyarakat terus berupaya menciptakan ruang aman bagi semua. Terutama di tempat yang seharusnya paling terlindungi dunia pendidikan.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











