BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Warga di kawasan RW 06, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, mengeluhkan kondisi jalan akibat galian kabel ducting yang ambles dan belum kunjung selesai diperbaiki. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut sering kali macet, terutama pada jam-jam sibuk.
Ali, salah seorang tokoh keamanan RW 06, menuturkan kondisi jalan yang rusak dan pengerjaan yang lambat membuat masyarakat semakin resah. Dirinya menyebut, jalur utama menuju gang di kawasan itu kerap padat karena kendaraan sulit melintas.
“Jalan ini sudah lama rusak, banyak yang ambles karena tanahnya kurang padat. Mobil sering prosok ke dalam, jadi makin macet. Mestinya pengerjaannya lebih cepat, jangan ditunda-tunda,” ujar Ali saat ditemui, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, metode pengerjaan yang sekaligus justru membuat kondisi semakin parah, Ali menyebut alangkah baiknya jika pengerjaan dikerjakan secara bertahap agar ruas jalan tidak terganggu.
Baca Juga:
Masyarakat Kota Bandung Keluhkan Galian yang Bikin Macet
Akibat Galian Kabel Seorang Pengendara Sepeda Motor Alami Kecelakaan Tunggal
“Kalau cuma dikerjain sekaligus tapi hasilnya seperti ini, malah tambah berantakan. Lebih baik di kerjakan secara bertahap. Harapannya ya cepat beres supaya jalan lancar lagi,” ucapnya.
Kondisi tersebut juga dikeluhkan oleh para pengguna jalan yang setiap hari melintas di kawasan itu. Asep, salah seorang warga yang kerap melewati jalur tersebut, mengatakan kemacetan semakin parah saat pagi dan sore hari.
“Kalau pagi sama jam pulang kerja, macetnya luar biasa. Jalannya menyempit, ditambah banyak kendaraan yang belok ke arah BPI. Jadi harus sabar banget,” ujarnya.
Ali berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dapat mempercepat proses perbaikan agar aktivitas warga tidak terus terganggu.
“Lebih baik segera diratakan dan diaspal ulang, biar jalannya seperti dulu lagi. Ini kan jalur utama menuju pusat kota, jadi penting banget buat segera dibenahi,” pungkasnya.
Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti keluhan tersebut dengan perbaikan cepat dan menyeluruh agar mobilitas di kawasan Malabar kembali lancar dan nyaman.
(Kyy/_Usk)











