JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Yamaha secara perdana merilis Aerox listrik di pasar India. Jenama berlogo garpu tala itu , sekaligus meluncurkan Yamaha EC-06 bersamaan dengan Aerox E. Kehadiran keduanya menjadi langkah awal Yamaha dalam mengawali era elektrifikasi di industri otomotif Negeri Bollywood.
Melihat dari salah satunya pada Aerox E yang mengisi lini Maxi Sports Electric Scooter pertama Yamaha di India, membawa semangat performa tinggi khas Aerox 155 ke dunia kendaraan tanpa emisi.
Tenaga Yamaha Aerox Listrik
Memuat Rushlane, Kamis 13 November 2025, secara konsep Aerox E menjadi simbol transisi Yamaha menuju mobilitas berkelanjutan, tanpa meninggalkan DNA sport yang telah melekat kuat pada merek tersebut.
Dari sisi teknis, Yamaha membekali Aerox E dengan motor listrik bertenaga puncak 9,4 kW dan torsi hingga 48 Nm. Tenaga tersebut menghasilkan akselerasi spontan serta respons gas instan yang menyerupai karakter motor bermesin bensin.
BACA JUGA:
Penampakan Yamaha Aerox-E, Baterai Bisa Lepas Jarak Tempuh 106 Km!
Duel Motor Ayam Jago, Suzuki Satria F150R vs Honda Sonic 150R
Skuter ini menggendong dua unit baterai berkapasitas masing-masing 3 kWh, dengan total daya 6 kWh. Baterainya bersifat removable, untuk pengguna bisa melepasnya ketika melakukan pengisian baterai di dalam rumah. Kelebihan dari baterainya, dirancang ergonomis dan praktis, sesuai kebutuhan pengguna perkotaan.
Fitur
Untuk menunjang karakter performa, Yamaha menghadirkan tiga mode berkendara—Eco, Standard, dan Power—ditambah mode Boost untuk akselerasi cepat serta mode Reverse (mundur) guna membantu manuver di ruang sempit. Dalam kondisi baterai penuh, Aerox E diklaim mampu menempuh jarak hingga 106 kilometer berdasarkan hasil uji sertifikasi.
Secara tampilan, Aerox E tetap mempertahankan desain agresif khas Aerox 155. Yamaha menyebut konsep tampilannya sebagai “Heart-Shaking Speedster”, dengan bodi yang proporsional dan fascia depan berbentuk huruf X. Sistem pencahayaannya menggunakan lampu LED ganda Class D di bagian depan dan lampu belakang LED efek 3D, memberikan kesan modern dan futuristik.
Panel instrumen Aerox E sudah mengusung layar TFT berwarna 5 inci dengan fitur navigasi turn-by-turn. Motor ini juga terintegrasi dengan aplikasi Y-Connect, memungkinkan pengguna memantau data kendaraan, lokasi parkir terakhir, hingga pengingat servis langsung dari smartphone.
Dari segi keselamatan, Aerox E dibekali fitur yang tergolong lengkap di kelasnya. Yamaha menyematkan traction control system (TCS), rem cakram depan-belakang dengan ABS satu kanal, smart key system, serta port pengisian daya eksternal yang memudahkan pengguna saat mengisi baterai.
Yamaha memastikan Aerox E dikembangkan secara khusus untuk pasar India, menyesuaikan dengan karakter jalan dan kebiasaan berkendara masyarakat setempat. Meski begitu, pabrikan tidak menutup kemungkinan ekspor ke negara lain setelah peluncuran perdananya.
Distribusi Aerox E ke konsumen akan dimulai setelah Yamaha menyelesaikan pembangunan jaringan pengisian dan penukaran baterai di sejumlah kota besar India.
Untuk saat ini, harga resmi Aerox E belum diumumkan. Yamaha menyebut banderol dan detail pemasarannya akan diungkap pada kuartal pertama 2026, bersamaan dengan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik mereka.
(Saepul)











