2 Kakek Biadab Cabuli 2 Bocah di Ciampea Bogor: Berdalih Uji Kondisi Fisik

kakek cabul bogor (Dok Humas Polda Jabar)
(Dok Humas Polda Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BOGOR, TEROPONGMEDIA.ID — Kepolisian Resor (Polres) Bogor mengungkap kasus pencabulan terhadap dua anak di bawah umur yang dilakukan dua kakek berinisial WS (65) dan MR (68) di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kedua tersangka telah ditetapkan dan diamankan sejak Sabtu (20/9/2025) setelah laporan orang tua korban pada 11 Agustus 2025 lalu.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, menjelaskan kejadian berlangsung pada Juli 2025. Saat itu, kedua korban, AQ (8) dan AZ (10), sedang bermain di kebun dekat rumah mereka.

WS memanggil dan mengiming-imingi uang Rp5.000, lalu membawa mereka ke sebuah saung di kebun tempat tindak pencabulan terjadi.

“Mereka dipanggil oleh WS yang sedang berkebun, lalu diberi iming-iming uang Rp5.000. Setelah itu, korban dibawa ke sebuah saung di area kebun dan menjadi korban tindakan cabul oleh para pelaku,” ujar AKP Teguh, dalam keterangan resmi Polda Jabar, Senin (22/9).

Kasus ini kemudian ditangani secara serius dengan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Bogor, termasuk proses visum dan pemeriksaan psikologis terhadap korban.

Proses hukum dilanjutkan dengan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bogor, termasuk pemeriksaan visum dan psikologis terhadap korban.

Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan melakukan pemeriksaan terhadap keluarga dan lingkungan sekitar.

BACA JUGA

Pimpinan Rumah Tahfidz Tasikmalaya Divonis 15 Tahun Penjara dalam Kasus Pencabulan Santri

Kepala Madrasah di Sukabumi Lakukan Pencabulan, Pelapor Diminta Cabut Laporan

Salah satu pelaku mengaku motif perbuatannya hanya untuk “menguji kondisi fisik”. Sementara itu, kedua korban dilaporkan mengalami trauma berat dan sedang mendapatkan pendampingan intensif untuk pemulihan psikologis.

Kasus dua kakek cabul ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru