4 Pulau Resmi Kembali Milik Aceh, Ini Potensi Bisnis dan Wisatanya

4 Pulau Resmi Kembali Milik Aceh, Ini Potensi Bisnis dan Wisatanya
Tangkapan layar foto satelit posisi Pulau Mangkir Gadang, Pulau Mangkir Ketek, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara. (Diskominfo Sumut)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebelumnya sempat menjadi sengketa, empat pulau Aceh kini telah resmi kembali ke pangkuan Provinsi Aceh. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo, Selasa (17/6/2025).

Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek secara administratif kini berada dalam wilayah Provinsi Aceh, membuka peluang besar untuk pengembangan potensi bisnis dan wisata berbasis pulau Aceh.

Baca Juga:

Polemik 4 Pulau Aceh jadi Milik Sumut, DPR Segera Panggil Mendagri

Polemik 4 Pulau Aceh Jadi Milik Sumut, Begini Penjelasannya

Sebelumnya, empat pulau tersebut sempat dinyatakan sebagai bagian dari wilayah Sumatera Utara berdasarkan Keputusan Kemendagri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025. Namun, setelah dilakukan peninjauan ulang, keempat pulau dinyatakan masuk wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

Berikut Potensi Empat Pulau Aceh mengutip berbagai sumber:

  1. Pulau Panjang: Surga wisata bahari
    Pulau Panjang terletak di Kepulauan Banyak dan telah lama dikenal sebagai destinasi wisata unggulan. Pantai pasir putihnya yang halus, air laut jernih bergradasi, serta hutan kelapa menciptakan suasana tropis yang memikat. Infrastruktur wisata di pulau ini telah berkembang cukup baik. Tersedia penginapan seperti bungalo dan cottage, serta wahana permainan air seperti banana boat, kayak, dan snorkeling. Terumbu karang yang cantik menjadikan pulau ini primadona bagi para penyelam dan pecinta fotografi bawah laut.

  2.  

    Pulau Lipan: Alam liar yang menenangkan
    Berbeda dari Pulau Panjang, Pulau Lipan belum tersentuh pembangunan dan masih menyajikan panorama alam yang asri. Pulau Aceh yang satu ini ideal untuk wisata petualangan, eksplorasi alam, serta pengamatan flora dan fauna. Vegetasi tropis seperti bakau dan kelapa mendominasi pulau ini, sementara pantainya yang landai dan air lautnya yang bening menjadikannya spot favorit untuk snorkeling dan fotografi lanskap. Karena kealamianya, Pulau Lipan juga memiliki potensi sebagai kawasan konservasi dan ekowisata.

  3.  

    Pulau Mangkir Gadang: Potensi ekosistem mangrove
    Pulau Mangkir Gadang berada di Samudra Hindia dan kini secara administratif telah kembali menjadi bagian dari Aceh. Pulau ini memiliki pantai berpasir putih dan ditumbuhi vegetasi seperti mangrove dan kelapa. Pulau ini sangat potensial dikembangkan sebagai kawasan konservasi ekosistem pesisir, terutama untuk pelestarian mangrove. Selain itu, dengan dukungan riset dan promosi, pulau ini dapat menjadi lokasi wisata edukatif berbasis lingkungan hidup.

  4.  

    Pulau Mangkir Ketek: Lokasi riset dan pelestarian hayati
    Pulau Mangkir Ketek, juga dikenal sebagai Mangkir Kecil, memiliki kekayaan hayati laut yang menjadikannya lokasi yang ideal untuk penelitian biologi laut dan pengembangan wisata konservasi. Meski tak berpenghuni, pulau ini telah menjadi bagian dari narasi Aceh sejak lama. Hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti yang dibangun Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bertuliskan sambutan untuk para pengunjung. Ini menunjukkan bahwa secara historis dan administratif, pulau ini telah lama menjadi bagian dari Aceh. (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru