71 Tahun KAA, Bandung Spirit Dorong Budaya sebagai Jembatan Perdamaian Dunia

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Peringatan 71 tahun Konferensi Asia Afrika di Hotel Savoy Homann menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat solidaritas global yang lahir dari Kota Bandung.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menyatakan, KAA merupakan tonggak besar dalam sejarah diplomasi dunia yang memperkuat posisi Indonesia sebagai penghubung negara-negara Asia dan Afrika.

“Konferensi Asia Afrika ini adalah satu tonggak sejarah yang sangat besar dalam diplomasi kita dan menjadikan Bandung sebagai pusat pertemuan bangsa Asia dan Afrika,” kata Fadli Zon di Hotel Savoy Homann, Minggu (19/4/2026).

Selain itu, Fadli juga menyoroti peran budaya sebagai kekuatan lunak (soft power) yang mampu menjembatani perbedaan dan meredam konflik antarbangsa. Ia menilai kesamaan budaya di kawasan Asia dan Afrika menjadi modal penting dalam membangun solidaritas global yang berkelanjutan.

“Budaya adalah soft power, kekuatan yang mampu menjadi jembatan ketika politik seringkali menimbulkan konflik dan perpecahan,” ujarnya

Fadli juga mengungkapkan pentingnya dokumentasi sejarah KAA sebagai warisan dunia. Ia bahkan berencana membuka koleksi foto konferensi yang dimilikinya sebagai domain publik agar dapat diakses luas oleh masyarakat dan generasi mendatang.

“Kesamaan budaya di Asia dan Afrika menjadi energi pemersatu yang melampaui perbedaan, sekaligus memperkuat solidaritas global,” ungkapnya.

Baca Juga:

Kilas Sejarah Konferensi Asia Afrika 1955: Ketika Bandung Jadi Pusat Pehatian Dunia

Pemkot Bandung Dorong Kawasan Konferensi Asia Afrika Masuk Daftar UNESCO Memory of the World

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan komitmen Pemkot Bandung untuk mengangkat kembali kawasan Asia Afrika sebagai pusat sejarah dunia. Upaya tersebut dilakukan melalui pengajuan kawasan Jalan Asia Afrika sebagai kandidat warisan dunia UNESCO.

“Kami sedang mengajukan kawasan Jalan Asia Afrika sebagai kawasan warisan dunia dengan target dalam empat tahun ke depan bisa masuk kandidat UNESCO,” ujar Farhan.

Farhan menilai, kawasan bersejarah ini harus terus hidup melalui berbagai kegiatan dan event agar memiliki daya tarik global yang kuat. Rangkaian peringatan KAA pun akan digelar dari April hingga Juli, melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Kawasan ini tidak boleh sepi, harus terus dihidupkan dengan berbagai event agar memiliki nilai tambah dan daya tarik global,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bandung Bandung juga tengah menyiapkan penataan infrastruktur secara menyeluruh mulai dari perbaikan jalan, trotoar ramah disabilitas hingga revitalisasi gedung-gedung bersejarah yang kini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Kami juga menyiapkan penataan infrastruktur, mulai dari perbaikan jalan, trotoar ramah disabilitas hingga revitalisasi gedung bersejarah,” tuturnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru