Kembangkan Rusunami, Pemkot Bandung Kejar Alokasi 1.000 Rumah Subsidi

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah pusat dan daerah mengakselerasi program perumahan rakyat di Kota Bandung. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memuji langkah cepat Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang dinilai sigap membangun kolaborasi lintas level pemerintahan demi menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Pak Wali Kota baru setahun menjabat, tapi geraknya cepat. Dengan Pak Gubernur, Pak Sekda, kita buktikan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo, provinsi, kota, hingga kelurahan dan RW bisa bergerak kompak,” kata Maruarar Sirait saat meninjau lokasi rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami).

Maruarar mengaku, program Rusunami tidak akan lepas dari tantangan di lapangan. Namun, ia menekankan pentingnya integritas, tata kelola yang baik, kualitas bangunan, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

“Tidak mungkin mulus tanpa kendala. Tapi dengan niat baik, doa, dan kerja sama, kita bisa. Pastikan integritas, tata kelola, kualitas hunian, dan tepat sasaran untuk rakyat Bandung,” tuturnya.

Program Rusunami ini tidak hanya difokuskan di satu titik. Pemerintah menyiapkan beberapa lokasi potensial lain, di antaranya kawasan Cimincerang wilayah Bandung Timur. Konsep ini diharapkan memperluas akses hunian layak di berbagai penjuru kota.

Terkait target waktu, Maruarar menyebut pemerintah tengah merampungkan perencanaan menyeluruh, mulai dari aspek tata kelola, regulasi, pembiayaan, hingga mekanisme pelaksanaan. Kepastian skema program dijanjikan akan diumumkan dalam dua pekan ke depan.

Baca Juga:

bank bjb Dukung Sektor Perumahan di Akad Massal KPR Sejahtera FLPP bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

“Mudah-mudahan dua minggu lagi semua sudah lebih jelas. Kita janji ketemu lagi akhir Februari untuk menyampaikan detailnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan berharap, Kota Bandung bisa memperoleh alokasi sekitar 1.000 unit rumah subsidi. Skema yang dirancang berbasis kepemilikan, bukan relokasi, sehingga tidak ada unsur pemaksaan kepada warga.

“Kita berharap Bandung bisa dapat sekitar seribu unit. Ini hak milik, bukan relokasi. Targetnya masyarakat berpenghasilan rendah yang belum punya rumah tapi punya penghasilan sehingga bisa mencicil,” jelas Farhan.

Ia menambahkan, pembiayaan akan didukung skema subsidi dari Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) agar cicilan lebih terjangkau. Farhan juga mengusulkan agar guru menjadi salah satu kelompok prioritas penerima hunian.

“Di sekitar sini banyak sekolah, jadi ekosistemnya mendukung. Guru akan kita prioritaskan supaya mereka bisa tinggal lebih tenang,” katanya.

Sedangkan, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman menyatakan, Pemprov Jabar siap mendukung penuh program tersebut. Salah satu pendekatan yang didorong adalah pengembangan perumahan vertikal untuk menekan alih fungsi lahan.

“Pak Gubernur sudah berkomitmen dengan Pak Menteri. Perumahan vertikal kita dorong agar alih fungsi lahan bisa diminimalisasi. Terobosan Pak Wali Kota di Bandung ini bisa jadi role model dan akan kami replikasi di kota-kota lain di Jawa Barat,” ujar Herman.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru