8 Kebudayaan yang Dimiliki Kasepuhan Ciptagelar Asli di Sukabumi

Kasepuhan Ciptagelar
(istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasepuhan Ciptagelar, terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, merupakan perkampungan tradisional Sunda yang masih mempertahankan adat istiadat leluhur dalam kehidupan sehari-hari.

Kampung ini menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan yang ingin menjelajahi budaya Sunda asli, jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Berikut beberapa keunikan yang dapat ditemukan di Kasepuhan Ciptagelar:

1. Etika Berpakaian

Masyarakat Kasepuhan Ciptagelar memiliki aturan khusus dalam berpakaian, yaitu menggunakan ikat kepala bagi laki-laki dan kain yang melilit ke pinggang bagi perempuan.

Aturan ini melambangkan hidup yang saling terikat dan menjaga kebersihan. Tamu yang berkunjung wajib mengikuti aturan berpakaian ini.

2. Tata Cara Makan

Kasepuhan Ciptagelar masih mempertahankan adat istiadat dalam adab makan. Piring harus diletakkan di bawah, makan tidak boleh sambil berbicara, tidak boleh ada suara saat menyendok makanan, dan perempuan tidak boleh makan dengan duduk bersilang. Aturan ini menunjukkan nilai sopan santun dan menghargai tradisi.

3. Asal Beras

Masyarakat Kasepuhan Ciptagelar masih memanfaatkan budaya lama dalam memproses beras, yaitu memisahkan gabah padi dengan lesung dan alu.

Beras yang dihasilkan memiliki warna kecoklatan karena masih terbalut bekatul, namun kaya akan kandungan gizi, terutama vitamin B.

4. Memasak Beras Secara Tradisional

Kasepuhan Ciptagelar masih mempertahankan cara tradisional dalam memasak nasi, menggunakan tungku (hawu), dandang (seeng), kukusan (aseupan), dan kayu bakar. Nasi yang dimasak dengan cara ini menghasilkan aroma wangi dan rasa yang pulen.

5. Padi Sebagai Nyawa

Hasil panen padi di Kasepuhan Ciptagelar tidak diperjualbelikan, melainkan hanya untuk konsumsi pribadi. Padi sebagai nyawa bagi masyarakat Kasepuhan, sehingga menjual padi sama artinya dengan menjual nyawa.

BACA JUGA : Pesona Budaya Sunda di 6 Kampung Adat Jawa Barat

6. Listrik dari Inovasi Mikrohidro

Kasepuhan Ciptagelar tidak teraliri listrik dari PLN, melainkan menggunakan listrik dari mikrohidro yang bergerak oleh air. Hal ini menunjukkan inovasi dan upaya masyarakat untuk menjaga kelestarian alam.

7. Aturan Pernikahan

Seseorang dari luar Kasepuhan yang menikah dengan warga Kasepuhan wajib tinggal di Kasepuhan dan mengikuti aturan adat yang berlaku. Aturan ini menunjukkan pentingnya menjaga tradisi dan budaya.

8. Upacara Sereh Taun

Upacara Sereh Taun ada setiap tahun untuk menghormati leluhur dan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi. Acara ini menjadi daya tarik wisatawan dan menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya.

Ciptagelar menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya Sunda asli. Kampung ini menjadi destinasi wisata edukatif yang mengajarkan tentang nilai-nilai budaya, pertanian tradisional, dan kearifan lokal.

 

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru