BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Agung Yansusan, mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap modus kejahatan di jalan raya yang belakangan viral di media sosial. Peringatan tersebut ia sampaikan melalui unggahan reels di akun Instagram pribadinya, @agung.yansusan, yang membahas dugaan modus “tabrak diri”.
Dalam video yang diunggahnya, Agung memperlihatkan rekaman yang disebut sebagai kejadian di Jakarta. Ia menjelaskan adanya modus baru, di mana seseorang dengan sengaja menabrakkan diri ke mobil yang sedang melaju, kemudian diduga melakukan pemerasan setelah insiden terjadi.
“Pengguna jalan hati-hati kita bisa melihat di sini ada video modus terbaru dimana ada orang menabrakkan diri ke mobil yang sedang jalan. Dan biasanya setlah itu terjadi pemerasan hati-hati dengan hal tersebut, ini kejadiannya di Jakarta, mudah-mudahan di Jawa Barat tidak ada kejadian yang serupa,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan para pengendara, khususnya di Jawa Barat, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Menurutnya, langkah antisipasi penting dilakukan guna menghindari potensi fitnah maupun kerugian akibat modus serupa.
Agung menyarankan agar pemilik kendaraan memasang kamera dashboard atau dashcam sebagai alat bukti ketika terjadi insiden di jalan. Rekaman dari perangkat tersebut dinilai bisa membantu memberikan kejelasan apabila terjadi sengketa atau tuduhan yang tidak sesuai fakta.
Baca Juga:
Agung Yansusan Soroti Produksi Garam Cirebon, Dorong Solusi Teknologi dan Perlindungan Petani
Agung Yansusan Soroti Fenomena LGBT di Cirebon Lewat Unggahan Instagram
“Pasang selalu dashcam di mobil Anda,” katanya dalam video tersebut.
Selain upaya teknis, ia juga mengingatkan pentingnya doa sebelum bepergian sebagai bentuk ikhtiar spiritual.
“Dan juga jangan lupa sebelum berpergi membaca doa terlebih dahulu agara Allah senantiasa melindungi kita ketika berada di dalam perjalanan,” ucapnya.
Di akhir videonya, Agung mengajak warganet berdiskusi terkait kemungkinan adanya modus serupa di wilayah lain.
“Bagaimana menurut teman-teman ada nggak di Jawa Barat atau di daerah kamu yang kaya gini?” tanyanya.
Dalam caption unggahan tersebut, ia kembali menegaskan pesan kewaspadaan kepada para pengguna jalan.
“Jangan sampai jadi korban modus ‘tabrak diri’. Selalu fokus dan pasang Camera untuk menjaga kita dari fitnah dan bukti berkendara saat dijalan!
Pernah Ketemu Modus Kaya Gini di Jalan?”
Fenomena modus “tabrak diri” sendiri menjadi perhatian publik karena dinilai merugikan korban secara finansial maupun psikologis. Tanpa bukti rekaman yang jelas, pengendara bisa saja berada dalam posisi sulit ketika menghadapi tuduhan atau tekanan di lokasi kejadian.
Melalui unggahan tersebut, Agung Yansusan mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan dalam berkendara. Selain mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga konsentrasi, ia menilai perlengkapan pendukung seperti dashcam dapat menjadi langkah preventif menghadapi potensi modus kejahatan di jalan.
Pesan yang disampaikan menekankan bahwa keselamatan dan keamanan saat berkendara tidak hanya bergantung pada kehati-hatian, tetapi juga kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi di ruang publik.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Anggia Ananda Safitri)











