Agung Yansusan Tekankan Pentingnya Pendidikan Moral dalam Berdemokrasi

Agung Yansusan
(Instagram/agung.yansusan)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Jawa Barat Agung Yansusan menyampaikan pandangannya terkait tantangan sistem demokrasi yang berlaku saat ini. Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @agung.yansusan, Agung menyoroti pentingnya pendidikan moral dan kesadaran spiritual agar masyarakat mampu menggunakan hak pilihnya secara bijak dalam menentukan pemimpin yang berintegritas.

“Di dunia ini kebanyakan sekarang itu sistem demokrasi. Yang milih ulama, profesor, tukang mabuk, tukang zina, suaranya sama satu, bobotnya satu. Ini mungkin tantangan demokrasi,” ujar Agung Yansusan dalam video tersebut.

Menurut Agung, sistem demokrasi menempatkan setiap suara warga negara dalam posisi yang setara. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri ketika masyarakat belum memiliki pemahaman moral dan nilai keagamaan yang kuat dalam menentukan pilihan politiknya.

Agung menegaskan bahwa dirinya memiliki misi untuk tetap berperan sebagai dai, meski berstatus sebagai politisi. Ia ingin terus menyebarkan nilai-nilai kebaikan agar masyarakat memiliki kesadaran spiritual yang lebih matang dalam kehidupan sosial dan politik.

“Saya punya profesi yang tidak mau saya hilangkan, yaitu dai. Saya punya mimpi, mengajarkan untuk berbakti kepada orang tua, peduli lingkungan, menjauhi narkoba, salat tepat waktu, disiplin, baik, dan sukses,” tutur Agung.

Agung Yansusan menilai bahwa masyarakat yang memiliki akhlak dan kedisiplinan tinggi akan lebih cerdas dalam menggunakan hak pilihnya. Ia berharap, melalui peningkatan kesadaran dan pendidikan moral, masyarakat dapat memilih pemimpin yang amanah dan membawa kebaikan bagi bangsa.

Baca Juga:

Agung Yansusan: Petani Harus Lebih Untung dari Penyewa Ruko

Agung Yansusan: Ucapan Baik Juga Sedekah

“Orang-orang yang ter-upgrade itu akan menggunakan hak pilihnya dengan pilihan yang spesial. Di sanalah momentum pemimpin yang baik akan hadir,” tegasnya.

Pesan yang disampaikan Agung Yansusan ini menjadi pengingat penting menjelang momentum politik, bahwa kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh kedewasaan moral dan spiritual para pemilih.

(Vini Virdiyanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru