BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami peningkatan aktivitas erupsi signifikan. Saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-Laki yakni Level IV atau Awas, sebelumnya Level III atau Siaga.
Berdasarkan keterangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dalam lima hingga tujuh hari terakhir, grafik tiltmeter menunjukkan tren inflasi yang semakin jelas. Hal ini, menunjukkan tubuh gunung mengalami penggembungan akibat suplai magma baru.
“Pola ini mengindikasikan migrasi magma ke kedalaman lebih dangkal, sehingga potensi erupsi eksplosif masih ada,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Minggu (21/9/2025).
Baca Juga:
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi 3 Kali Pagi Ini, Warga Tetap Waspada!
Gegara Erupsi Gunung Lewotobi, 5 Penerbangan Bandara Komodo Dibatalkan
Abdul menuturkan, sejak Jumat, 19 September 2025, Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami peningkatan jumlah erupsi yang signifikan. Per Minggu, 21 September 2025, pukul 09.00 Wita, sedikitnya telah terjadi 31 kali erupsi sejak Jumat, 19 September 2025.
“Akibat erupsi ini, pada Sabtu, 20 September 2025, otoritas penerbangan setempat melakukan penutupan pada tiga bandara yaitu Bandara Gewayantana Larantuka di Flores Timur, Bandara Frans Seda Maumere di Sikka, dan Bandara Haji Hasan Aroeboesman di Ende,” kata Abdul.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dan sektoral barat daya – timur laut 7 km dari pusat erupsi, serta tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah. Masyarakat juga diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.
(Anisa Kholifatul Jannah)











