BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Alex Marquez bersiap memasuki babak baru dalam kariernya. Bintang Gresini itu akhirnya akan mencicipi Ducati GP26 spek pabrikan dalam uji coba Valencia, menjadikannya salah satu figur kunci dalam proses pengembangan motor Borgo Panigale menuju musim 2026.
Setelah menutup musim sebagai runner-up di bawah sang kakak, Marc Marquez, Alex tetap bertahan di Gresini Racing namun kini memegang peran yang jauh lebih strategis. Ia menjadi salah satu dari tiga pembalap yang dipercaya Ducati untuk mengumpulkan data penting tentang karakter GP26, bergabung bersama Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio.
Situasi ini juga menempatkan Alex dalam lompatan teknologi yang besar. Jika Bagnaia saja harus melompat dari GP24 ke GP26, dua tahun perkembangan sekaligus, Alex kini merasakan skenario serupa dengan apa yang dialami Marc Marquez di awal musim ketika meloncat dari GP23 ke GP25.
Meskipun absen karena cedera, Marc Marquez tetap memainkan peran penting dari kejauhan. Ia mengirimkan pesan khusus kepada Alex, menekankan bahwa kontribusi adiknya akan sangat menentukan arah proyek Ducati 2026.
“Tes ini bukan sekadar putaran lap. Masukanmu akan membentuk motor kami dua tahun ke depan. Jangan ragu bicara apa adanya, Ducati selalu mendengar. Kamu memimpin pengembangan sekarang,” kata Marc, melansir motogp, Selasa (19/11/2025).
“Dia sudah menunjukkan konsistensi musim ini. Meski Pecco kesulitan, Alex tetap kuat. Kami membutuhkannya memandu proyek ini,” katanya.
Baca Juga:
Alex Marquez Dominasi Latihan Bebas MotoGP Portugal
Wejangan itu menjadi motivasi tambahan bagi Alex yang kini membawa tanggung jawab jauh lebih besar daripada sekadar pebalap satelit.
Pada Senin malam, hujan deras mengguyur paddock Valencia, namun itu tak menghentikan agenda penting Ducati. Alex Marquez dipanggil ke truk teknis merah milik Gigi Dall’Igna, tempat paling tertutup dan paling strategis dalam proyek Desmosedici.
Selama 30 menit di dalam ruangan yang berisi lebih dari 20 teknisi elit itu, Alex menerima briefing rinci mengenai fokus tes, simulasi yang harus dijalankan, dan bagian-bagian GP26 yang perlu ia uji secara intensif. Meski cuaca buruk hari Selasa berpotensi mengubah struktur tes, peran Alex tetap menjadi salah satu yang paling sentral.
Meski dapat motor pabrikan, status Alex tidak berubah menjadi rider kontrak resmi Ducati.
“Secara teknis, posisinya sama dengan Di Giannantonio, hanya saja tanpa kontrak pabrikan. Ia tetap bekerja dengan kru Gresini ditambah beberapa personel Ducati. Tidak lebih, tidak kurang. Tapi tanggung jawabnya tetap besar,” ungkap salah satu teknisi Ducati.
Walaupun tanpa label “factory rider”, Alex kini berdiri di antara para pembalap yang paling dekat dengan inti inovasi Ducati. Ia menjadi perpanjangan tangan tim pabrikan dalam memahami GP26 sebelum motor itu dilepas ke kompetisi.
(Budis)










