BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Kabar duka datang dari Bandung Zoo setelah seekor anak Harimau Benggala bernama Hara dilaporkan mati. Satwa berusia delapan bulan itu merupakan bagian dari program konservasi di lembaga tersebut.
Kematian Hara memicu perhatian publik, mengingat satwa ini sebelumnya menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung.
BBKSDA Lakukan Penyelidikan
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat (BBKSDA Jabar) membenarkan insiden tersebut. Namun hingga kini, penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan.
Humas BBKSDA Jabar, Eri Mildranaya, mengatakan bahwa penanganan awal telah dilakukan, termasuk pemeriksaan terhadap bangkai satwa.
“Hasil lengkapnya masih menunggu pemeriksaan dokter hewan,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Proses Nekropsi Masih Berlangsung
Untuk mengungkap penyebab kematian, tim melakukan proses nekropsi atau autopsi pada satwa. Analisis ini bertujuan mengetahui apakah kematian disebabkan oleh faktor penyakit, lingkungan, atau kemungkinan lain.
BBKSDA menegaskan hasil akhir akan disampaikan setelah seluruh proses pemeriksaan dinyatakan selesai dan valid.
Hara lahir pada 12 Juli 2025 bersama saudaranya, Huru. Keduanya merupakan anak dari pasangan induk Sahrulkan dan Jelita.
Keberadaan dua anak harimau tersebut sebelumnya menjadi simbol keberhasilan program konservasi di Bandung Zoo. Selain menarik minat pengunjung, kelahiran mereka juga menjadi bagian dari upaya pelestarian spesies yang terancam punah.
Namun, kematian Hara kini menimbulkan tanda tanya baru terkait kondisi dan pengelolaan satwa di lembaga konservasi tersebut.
Baca Juga:
Dua Pendaki Hilang di Gunung Galang Tolitoli, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Arus Kendaraan ke Lembang Naik 23 Persen, Polisi Sebut Masih Terkendali
Insiden ini berpotensi memicu evaluasi lebih luas terhadap standar perawatan satwa di kebun binatang, khususnya terkait kesehatan dan pengawasan hewan dilindungi.
Publik kini menunggu hasil resmi dari BBKSDA untuk memastikan penyebab kematian, sekaligus menjawab kekhawatiran atas keberlangsungan program konservasi di Bandung Zoo.
(Dist)











