JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Arab Saudi resmi memperluas akses ibadah umrah bagi seluruh umat Muslim pemegang semua jenis yang visa sah, tanpa terkecuali. Kebijakan ini diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi melalui akun resminya di platform X (Twitter) pada Senin (6/10/2025).
“Berencana mengunjungi Arab Saudi dan menunaikan umrah? Anda dapat melaksanakannya dengan visa masuk apa pun,” tulis kementerian tersebut.
Berlaku untuk Semua Jenis Visa
Dalam keterangannya, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa aturan baru ini mencakup berbagai jenis visa, mulai dari visa turis, kerja, kunjungan keluarga, kunjungan pribadi, hingga visa transit atau singgah. Dengan begitu, setiap Muslim yang masuk ke Arab Saudi kini bisa melaksanakan umrah tanpa harus mengurus visa khusus.
“Untuk perjalanan umrah yang lancar, kunjungi platform Nusuk Umrah, pilih paket yang sesuai, dan segera dapatkan visa umrah Anda,” tambah pernyataan itu.
Langkah ini merupakan bagian dari Visi Saudi 2030, sebuah program besar Kerajaan untuk meningkatkan jumlah wisatawan religi dan menjadikan Arab Saudi sebagai pusat destinasi spiritual dunia.
Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa kebijakan ini menunjukkan komitmen mereka untuk memfasilitasi kedatangan jemaah secara mudah, aman, dan nyaman.
Baca Juga:
Setoran Rp100 Ribu Nabung di bank bjb syariah, Buka Jalan Ibadah Umrah ke Tanah Suci
Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Total 67, Operasi Pencarian Resmi Ditutup!
Platform Nusuk Umrah
Sebagai bagian dari digitalisasi layanan, platform Nusuk Umrah kini menjadi kanal utama bagi calon jemaah. Melalui aplikasi ini, jemaah dapat memilih paket perjalanan, memesan layanan, hingga memperoleh izin umrah secara elektronik dengan lebih cepat dan fleksibel.
Kebijakan ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ahmed Peshkar, pengusaha asal India yang menetap di Riyadh.
“Ini adalah keputusan yang sangat baik dan mencerminkan komitmen pemerintah Saudi untuk mempermudah umat Islam dari seluruh dunia menunaikan umrah dalam suasana yang aman dan spiritual,” ujarnya kepada Arab News.
Dengan aturan baru ini, Arab Saudi semakin memperkuat posisinya sebagai pusat wisata religi global yang inklusif, modern, dan memanfaatkan teknologi digital untuk melayani jutaan umat Muslim.
(Dist)











