Banjir Aceh, 25 Ribu Warga Nagan Raya Belum Terima Bantuan Pemerintah Pusat

banjir bandang Nagan Raya
Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan. (TikTok/aceh.update)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Aceh menyatakan, sampai saat ini belum menerima bantuan dari perintah pusat terkait banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, berharap bantuan dari pemerintah pusat dapat segera diterima untuk meringankan dampak banjir bandang bagi warganya.

“Kami dari Pemkab Nagan Raya sampai hari ini belum menerima satu pun bantuan dari Pemerintah Pusat. Kami sangat berharap bantuan segera disalurkan kepada masyarakat yang tertimpa musibah di Kabupaten Nagan Raya,” kata Teuku Raja Keumangan, dikutip Antara, Kamis (4/12/2025).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, di Nagan Raya sebanyak 25.608 jiwa atau 8.258 kepala keluarga terdampak banjir bandang dan luapan yang terjadi pada 26–27 November 2025.

Bupati Teuku Raja Keumangan menekankan pentingnya pemerintah pusat segera menetapkan bencana ini sebagai bencana nasional, mengingat luasnya wilayah terdampak dan keterbatasan anggaran daerah.

“Saya sudah menandatangani surat pernyataan ketidakmampuan dari segi anggaran dalam mengatasi musibah ini. Sama seperti beberapa kabupaten lainnya di Aceh yang sudah menandatangani surat pernyataan serupa,” ungkapnya.

Empat kecamatan di Nagan Raya terdampak banjir, yakni Tadu Raya, Tripa Makmur, Darul Makmur, dan Beutong Ateuh Banggalang. Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang menjadi yang paling parah, dengan sekitar 85 persen rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur hancur total.

“Di antara empat kecamatan yang dilanda musibah, Beutong Ateuh Banggalang adalah yang paling parah. Sebanyak 85 persen infrastruktur, fasilitas umum, dan rumah-rumah warga hancur total,” jelas Bupati.

Kondisi akses transportasi juga terhambat karena jembatan penghubung antara Nagan Raya dan Aceh Tengah masih putus, menyulitkan evakuasi dan distribusi bantuan.

“Uluran tangan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh sangat kami harapkan untuk membantu masyarakat kami di Kabupaten Nagan Raya,” imbuhnya.

Banjir bandang ini menimbulkan kerusakan parah dan memerlukan penanganan cepat dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pusat, agar korban dapat segera menerima bantuan dan infrastruktur yang hancur dapat diperbaiki.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru