BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Banjir rob merendam wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, sejak Kamis (4/12/2025) sore. Fenomena tersebut dipicu oleh hujan lebat yang memicu kenaikan permukaan air laut hingga menggenangi permukiman di sejumlah kecamatan pesisir.
Wilayah yang terdampak berada di Kecamatan Legon Kulon (Desa Mayangan dan Desa Legon), Kecamatan Pusakanagara (Desa Patimban), serta Kecamatan Blanakan (Desa Muara). Ratusan rumah tergenang sejak Kamis malam dan hingga Jumat pagi belum sepenuhnya surut.
“Berdasarkan data sementara, sebanyak 861 kepala keluarga atau 2.648 jiwa terdampak banjir tersebut, dan sekitar 861 rumah warga turut terendam,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat (5/12/2025).
Baca Juga:
Banjir, Bojongsoang Macet Parah Lumpuhkan Perjalanan Bandung Selatan
Menurut Abdul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang telah melakukan asesmen cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan di lokasi. Namun kondisi masih cukup memprihatinkan karena air belum juga surut.
“Situasi di lapangan hingga saat ini, air masih menggenangi rumah warga dengan ketinggian 20 hingga 50 cm. Sejumlah akses jalan di beberapa titik terputus akibat genangan sehingga menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan,” ujarnya.
BNPB mencatat kebutuhan mendesak saat ini adalah logistik darurat, termasuk makanan siap saji, air bersih, serta perlengkapan bagi warga yang aktivitasnya terbatas akibat banjir rob.
(Budis)











