Bareskrim Tetapkan 36 Tersangka Kasus Beras Oplosan di Berbagai Daerah

Beras oplosan
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bareskrim Polri menetapkan 36 orang sebagai tersangka terkait kasus dugaan peredaran beras oplosan di sejumlah wilayah. Para tersangka tersebut terjerat dalam 30 perkara berbeda.

“Beras saat ini sudah 30 perkara, 36 tersangka,” ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jederal Helfi Assegaf di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, mengutip Tempo, Jumat (26/9/2025).

Helfi menyebutkan ada dua tersangka yang berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Kedua tersangka tersebut ditangani oleh penyidik Polda Jawa Barat dan Polda Riau.

Ia menambahkan, seluruh distributor beras premium yang diduga terlibat juga telah diperiksa. Dari hasil pemeriksaan itu, beberapa orang ditetapkan sebagai tersangka, meski belum dilakukan penahanan. Kendati demikian, ia memastikan proses hukum kasus ini tetap berjalan.

“Belum (ditahan). Masih proses. Kami koordinasi dengan JPU (jaksa penuntut umum),” kata dia.

Bareskrim Polri sebelumnya menetapkan 28 tersangka dari 25 perkara distribusi beras. Helfi mengatakan rata-rata kasus tersebut berkaitan dengan produksi beras. Ia berharap dengan adanya penegakan hukum, para pelaku usaha tidak melakukan kecurangan.

“Kami hanya menertibkan, tidak mencari-cari,” ujar Helfi dalam sebuah diskusi di gedung Ombudsman, Selasa, 26 Agustus 2025.

Ia mengimbau agar produsen mematuhi standar komposisi di label kemasan untuk produk-produk yang diedarkan di masyarakat.

Menurut hasil penyelidikan polisi, sejumlah pelaku usaha kerap memperdagangkan beras kemasan 5 kilogram yang tidak sesuai dengan label komposisinya. Misalnya, ada produsen yang memasarkan beras premium tanpa melalui uji laboratorium.

“Setelah digiling, beras langsung dikemas sebagai premium lalu dijual,” ujarnya.

Baca Juga:

Pemerintah Tambah Minyak Goreng 2L ke Dalam Bansos Beras 2025

Menkeu Bakal Alihkan Anggaran MBG ke Bansos Beras 10 Kg

Dalam kasus yang ditangani Bareskrim Polri, enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mengedarkan beras kemasan yang tidak memenuhi standar mutu. Mereka adalah Presiden Direktur PT Padi Indonesia Maju (PIM) berinisial S, Kepala Pabrik PT PIM berinisial AI, dan Kepala Quality Control PT PIM berinisial DO. Perusahaan ini diketahui memproduksi beras merek Sania.

Selain itu, polisi juga menetapkan Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Karyawan Gunarso, Direktur Operasional PT Tjipinang Jaya Ronny Lisapaly, serta Kepala Seksi Quality Control perusahaan tersebut berinisial RP sebagai tersangka. PT Food Station diketahui memproduksi beras merek Setra Ramos Merah, Setra Ramos Biru, dan Setra Pulen.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Windows 10 Tetap Jadi Favorit, Meski Microsoft Akan Hentikan Dukungannya

2

7 Lagu Indonesia Paling Menyentuh Hati, Menangislah itu Wajar!

3

Sinopsis Film Bajaj Bajuri, Pernah Dibintangi Mat Solar

4

Murah! HUAWEI MateBook D14 Terjual dengan Harga Rp8,9 jutaan

5

PKM di Garut, Dosen dan Mahasiswa Ekuitas University Bantu UMKM Desa Cipancar Kelola Bisnis via Teknologi Digital
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg