JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh masyarakat Indonesia atas bencana banjir dan longsor yang yang memakan korban ratusan jiwa di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Pernyataan ini disampaikan melalui Kedutaan Besar Rusia di Jakarta pada Minggu (30/11/2025).
Dalam pernyataannya, Putin menyampaikan rasa prihatin mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang luas akibat bencana tersebut.
“Terimalah ucapan belasungkawa yang mendalam terkait jatuhnya banyak korban jiwa serta kerusakan berskala besar akibat banjir di bagian utara Pulau Sumatera,” kata Putin.
Putin menambahkan, bahwa rakyatnya turut berduka cita bagi keluarga yang kehilangan kerabat dan berharap daerah terdampak dapat segera pulih dan kembali normal.
“Rusia turut berduka cita bersama mereka yang kehilangan keluarga dan kerabat dalam musibah alam ini, serta berharap daerah-daerah yang terdampak dapat secepatnya pulih kembali pada kehidupan normal, aman, dan sejahtera,” ujarnya.
Baca Juga:
Prabowo Belum Tetapkan Darurat Bencana Nasional, Meski 174 Korban Tewas di Sumatera
Sebelumnya, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, telah menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Prabowo mendoakan agar Tuhan Yang Maha Kuasa meringankan penderitaan para korban.
“Kita turut merasakan kesulitan dan duka saudara-saudara kita yang sekarang ini sedang mengalami bencana alam. Dan kita berdoa dan meminta pertolongan Yang Maha Kuasa untuk senantiasa meringankan penderitaan mereka,” kata Prabowo saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Presiden menegaskan pemerintah terus menyalurkan bantuan secara berkesinambungan ke wilayah terdampak bencana. Penanganan bencana meliputi distribusi logistik, evakuasi korban, serta pemulihan infrastruktur di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Selain itu, Prabowo mengingatkan bahwa bencana ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Perubahan iklim yang terjadi saat ini menuntut upaya perlindungan lingkungan yang lebih serius.
“Ini juga mengingatkan kita, betapa kita harus waspada dan menjaga lingkungan kita,” ucapnya.
Presiden menekankan bahwa menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat luas. Langkah-langkah mitigasi bencana, seperti penghijauan, pencegahan penebangan liar, dan pengelolaan sungai, menjadi kunci untuk meminimalkan dampak bencana di masa depan.
Banjir dan longsor di Sumatera dalam beberapa hari terakhir telah menelan ratusan korban dan menyebabkan ribuan warga mengungsi. Pemerintah terus memonitor situasi di lapangan dan mengoptimalkan koordinasi antara BNPB, TNI-Polri, serta relawan untuk mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan.
Dukungan internasional, seperti ucapan belasungkawa dari Vladimir Putin, dianggap sebagai bentuk solidaritas global terhadap Indonesia yang tengah menghadapi bencana alam akibat kerusakan lingkungan.











