BGN Terbitkan Aturan Baru, Program MBG Kini Wajib Ramah Lingkungan

gaji PPPK SPPG. Juknis MBG 2026. SPPG
Ilustrasi. (Teropong Media/Ai)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menerbitkan Peraturan BGN Nomor 1 Tahun 2026 yang mengatur pengelolaan sisa pangan, sampah, dan air limbah domestik dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan regulasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program MBG tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Pengaturan ini penting untuk menjaga kesehatan masyarakat, menghindari pencemaran lingkungan, serta memastikan prinsip higiene dan sanitasi pangan benar-benar diterapkan,” ujar Dadan, Jumat (20/3/2026).

Aturan ini merupakan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang tata kelola program MBG yang menekankan pentingnya pengelolaan menyeluruh, termasuk limbah dan sisa pangan.

Baca Juga:

BGN Wajibkan SPPG Unggah Menu MBG di Medsos

Dalam regulasi tersebut, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan limbah yang dihasilkan dari operasional program.

“SPPG tidak hanya bertugas menyediakan makanan bergizi, tetapi juga memastikan seluruh prosesnya, termasuk limbah, dikelola dengan baik dan bertanggung jawab,” jelasnya.

BGN menekankan bahwa sisa pangan dalam program MBG bukan sekadar limbah, melainkan bagian dari sistem yang harus dikelola secara efisien untuk mencegah pemborosan.

Sisa makanan yang masih layak konsumsi diharapkan dapat dimanfaatkan dengan tepat, sehingga tidak terbuang percuma.

Selain itu, BGN membuka peluang kerja sama antara SPPG dengan pemerintah daerah maupun pihak ketiga dalam pengelolaan sampah dan limbah agar implementasi di lapangan lebih optimal.

Melalui regulasi ini, Badan Gizi Nasional ingin memastikan program MBG berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah agar program unggulan tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga tetap menjaga kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Iphone Inter Itu Apakah Original? Simak Penjelasannya!

2

Lirik Lagu Laut - Midnight Serenade, OST Perayaan Mati Rasa

3

Apa Sih Speeding Motor? Ini Artinya, Bikers Wajib Tahu!

4

3 Cara Hapus Status WhatsApp Orang Lain, Pasti Berhasil! 

5

Mengetahui Fungsi dan Cara Menggunakan Google Lens
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg