Bojan Hodak Heran Dengan PSIS, Diterpa Masalah Tapi Permainannya Masih Oke

Bojan Hodak Heran Dengan PSIS
Pelatih Persib Bojan Hodak. (RF/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak tak bisa memungkiri bahwa calon lawan tandingnya, yakni PSIS Semarang memiliki kelebihan dari banyak sisi. Salah satu yang Bojan Hodak cermati ialah gaya permainan PSIS Semarang saat dihadapkan dengan tekanan.

Ia menyadari, permainan PSIS Semarang masih terbilang oke padahal saat ini tengah diterpa sejumlah masalah. Bojan pun heran karena skema permainan PSIS tetap berkembang, namun gagal meraih kemenangan di laga sebelumnya.

Padahal, jika dilihat dari komposisi pemain dan pelatih, PSIS sebenarnya bisa berbicara banyak di musim ini. Namun ia menyadari tekanan dan masalah yang begitu hebat, seringkali menjadikan koneksi sebuah tim berantakan, hingga sulit mendapatkan kemenangan.

“Mereka punya pelatih yang bagus dan pemain yang bagus. Mereka bermain bagus, tapi kenapa mereka bisa kalah, saya tidak tahu. Itu bisa saja karena mereka berada di bawah tekanan dan tidak mudah saat berada dekat dengan zona degradasi,” ujar Bojan kepada awak media.

Sebagai pelatih, ia menyadari betul bahwa tekanan yang didapat pemain akan memberi banyak dampak terhadap tim. Dalam hal ini, PSIS dinilainya belum mampu mengatasi hal tersebut, sehingga tekanan itu semakin menumpuk dan sulit teratasi.

Katanya, situasi ini menjadi salah satu momen tersulit bagi sebuah tim ketika gagal mengatasi tekanan yang dihadapi. Sehingga dugaannya, tekanan tersebut menjadi penyebab utama penurunan performa PSIS Semarang belakangan ini.

“Ini hal terburuk, karena pemain tidak bisa mengatasi tekanan, ketika di bawah tekanan memang tidak mudah untuk bermain. Jadi mungkin itu alasan mereka tidak bisa menunjukkan performa terbaik.” buka pelatih asal Kroasia tersebut.

BACA JUGA: Persib Ogah Jadikan Masalah PSIS Sebagai Keuntungan, Bojan Hodak Minta Pemainnya Tetap Waspada

Akan tetapi pelatih berusia 53 tahun itu menegaskan bahwa PSIS tetap bermain sangat baik dan tak bisa dipandang sebelah mata. Ia pun meminta anak asuhnya untuk disiplin, karena dikhawatirkan PSIS memberi kejutan demi memburu kemenangan.

“Tapi cara mereka bermain dan bagaimana rencana permainan dari pelatih itu terlihat bagus. Itu kenapa tadi saya sampaikan, ketika mereka bermain di Semarang dan didukung oleh para suporternya, selalu sulit untuk mengalahkannya. Apa yang terjadi, saya tidak tahu, tapi ini menurut saya akan menjadi laga yang sulit.” tutup Bojan.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru