Bongkar Judi Terselubung di Kosambi, Pemkot Bandung Siap Evaluasi Izin Tempat Usaha

Bongkar Judi Terselubung di Kosambi, Pemkot Bandung Siap Evaluasi Izin Tempat Usaha
Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mengevaluasi sistem perizinan tempat usaha dan hiburan setelah terbongkarnya praktik perjudian terselubung di kawasan Kosambi. 

Penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian tersebut mengungkap sebuah ruko berizin lapangan futsal ternyata disalahgunakan sebagai arena judi ilegal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan Pemkot Bandung tidak akan tinggal diam menghadapi kasus tersebut. Pihaknya menyayangkan adanya penyalahgunaan izin yang mencoreng tata kelola usaha di Kota Bandung.

“Kalau memang ada pelanggaran, terutama penyalahgunaan fungsi bangunan, tentu itu melanggar aturan. Lapangan futsal itu untuk olahraga, bukan untuk praktik perjudian. Ini jelas pelanggaran serius,” tegas Iskandar Zulkarnain, Kamis (19/6/2025).

Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemkot Bandung berencana memperketat pengawasan dan melakukan evaluasi terhadap izin-izin usaha, khususnya yang berkaitan dengan tempat hiburan.

“Untuk mengkaji ulang semua izin memang tidak bisa sekaligus. Tapi langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang,” ucapnya.

Baca Juga:

Darurat Judi Online, Menkop Budi Arie Diminta Bertanggung Jawab dan Mundur

Darurat Judi Online, Menkop Budi Arie Diminta Bertanggung Jawab dan Mundur

Iskandar juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan lingkungan sekitar. Pemkot Bandung membuka ruang pengaduan bagi warga yang mengetahui adanya penyalahgunaan izin tempat usaha.

“Kalau ada indikasi seperti itu, jangan ragu untuk melapor. Satpol PP juga sekarang makin intensif turun ke lapangan,” ujarnya.

Kendati demikian, Iskandar pun menegaskan kasus ini murni ulah oknum dan tidak boleh digeneralisasi kepada seluruh pelaku usaha di Bandung.

“Ini kasus satu oknum saja. Jangan sampai semua tempat hiburan di Bandung dianggap sama. Mayoritas pelaku usaha tetap menjalankan kegiatan sesuai aturan,” katanya.

Pemkot Bandung memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada pelaku yang terbukti bersalah, termasuk pencabutan izin usaha. Terlebih jika kasus tersebut berlanjut ke ranah pidana.

“Kalau sampai masuk ranah pidana, tentu akan ditindak tegas sesuai ketentuan. Bahkan bisa sampai pencabutan izin usaha,” pungkasnya.

Pemkot Bandung berkomitmen menjaga iklim usaha yang sehat dan transparan, tanpa kompromi terhadap pelanggaran hukum. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru