Bupati Cirebon Luncurkan Program ‘DAKOCAN’

Program Dakocan
(dok. Forkopimda)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG TEROPONGMEDIA.ID — Bupati Cirebon, H. Imron, secara resmi meluncurkan program Dokumen Adminduk KIA Bocah Kabupaten Cirebon atau disingkat “DAKOCAN”, di SMP Negeri 1 Sumber pada Selasa (22/4/2025).

Fokus program ini tertuju pada penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kabupaten Cirebon.

Peluncuran perdana program yang digagas olehDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon ini difokuskan pada siswa tingkat SMP sebagai langkah awal dari target jangka panjang.

“Program ini sangat penting, karena melalui KIA, kita bisa mengetahui secara pasti jumlah dan sebaran penduduk usia sekolah di Kabupaten Cirebon. Mulai dari SD, SMP, sampai SMA,” ujar Bupati Imron, mengutip RRI, Rabu (23/4/2025).

Menurutnya, kehadiran KIA bukan sekadar sebagai dokumen identitas, tetapi juga alat strategis untuk pemetaan potensi generasi muda. Dengan data yang lengkap dan terintegrasi, pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan pendidikan, sosial, dan kesejahteraan anak secara lebih sistematis.

“Dengan data yang akurat, kita bisa merancang program-program pendidikan yang lebih tepat sasaran, termasuk soal bantuan operasional, lomba, dan pengembangan potensi anak-anak,” kata Imron.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Cirebon, H. Iman Supriadi, menjelaskan bahwa program DAKOCAN tahun ini menargetkan penerbitan KIA untuk 62% dari total anak-anak usia 0 hingga 16 tahun yang berjumlah sekitar 1.047.000 jiwa. Artinya, target penerbitan tahun ini menyasar sekitar 639.333 anak.

“Saat ini sudah sekitar 420 ribu KIA yang tercetak. Sisanya, kami siapkan sekitar 300 ribu blanko tambahan untuk mengejar target 62 persen,”ucapnya.

“Peluncuran hari ini menjadi langkah awal untuk menyasar seluruh siswa SMP, dan selanjutnya akan terus dilanjutkan ke jenjang pendidikan lain,” ujar Iman.

Menariknya, pembuatan KIA kini semakin mudah. Siswa cukup mengirimkan pas foto melalui pihak sekolah, kemudian Disdukcapil akan mencetak KIA secara kolektif. Di dalam KIA, tertera informasi penting seperti nama lengkap, nomor kartu keluarga, nama orang tua, hingga nomor akta kelahiran.

Baca Juga:

Program Jabar Nyaah ka Indung: Menelisik Perspektif Perempuan dalam Mitologi Sunda

Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon, Bupati Napak Tilas ke Masa Lalu

“Dengan hanya menunjukkan KIA, semua data penting anak sudah tersedia. Tak perlu lagi membawa berkas terpisah seperti akta lahir atau kartu keluarga saat mendaftar sekolah,” kata Iman.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah mengeluarkan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk anak-anak PAUD dan TK pada tahun 2022, dengan jumlah lebih dari 39.000 anak. Penerbitan KIA terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya, termasuk untuk siswa tingkat SD, yang kini jumlahnya telah mencapai 103.000 kartu.

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru