BYD Seal vs Hyundai IONIQ 6, Mana yang Punya Daya Tarik?

BYD Seal 2 Pabrik byd subang
Ilustrasi (Teropong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Pasar mobil listrik di Indonesia semakin memanas dengan kehadiran BYD dan perilisan tiga modelnya, Dolphin, Atto 3, dan yang paling memikat, Seal.

Di antara ketiganya, BYD Seal menjadi pesaing serius bagi Hyundai IONIQ 6, mobil listrik dari Korea Selatan.

Dalam artikel ini akan mengulas perbandingan kedua mobil listrik ini secara rinci, dari desain hingga performa mereka.

BYD Seal vs Hyundai IONIQ 6

BYD Seal 2
Ilustrasi (Teropong Media)

BACA JUGA: Menilik Kualitas Fitur Hyundai IONIQ 6, Mobil Listrik Seharga Rp1 Miliaran

BYD Seal hadir dalam beberapa varian, yakni Dynamic, Premium, dan Performance, dengan dimensi panjang 4.800 mm, lebar 1.875 mm, dan tinggi 1.460 mm. Jarak sumbu roda mencapai 2.920 mm, memberikan tampilan sedan D-Segment yang elegan.

Hyundai IONIQ 6, dengan panjang 4.855 mm, lebar 1.880 mm, dan tinggi 1.495 mm, menawarkan dimensi serupa. Namun, IONIQ 6 menonjol dengan desain aerodinamisnya yang unik, mencapai koefisien drag rendah sebesar 0,21 cd.

BYD Seal memiliki varian baterai dengan kapasitas berbeda, mulai dari 61,44 kWh untuk Seal Dynamic hingga 82,65 kWh untuk Seal Performance.

Jarak tempuhnya impresif, mencapai 510 km untuk Seal Dynamic, 650 km untuk Seal Premium, dan 580 km untuk Seal Performance.

Sementara Hyundai IONIQ 6 menggunakan baterai Liquid cooled Lithium-ion 77,4 kWh, mampu menempuh jarak 519 km. Keduanya dilengkapi dengan port pengecasan Type 2 untuk AC Charging dan CCS 2 untuk DC Charging.

Performa dan Baterai

Dari Seal menawarkan performa yang mengesankan dengan motor Permanent Magnet Synchronous Motor. Seal Dynamic memiliki tenaga 150 kW, sementara Seal Performance mencapai 230 kW dengan konfigurasi All Wheel Drive (AWD).

Akselerasinya pun memukau, Seal Performance bisa melesat dari 0-100 km/jam dalam 3,8 detik. Hyundai IONIQ 6, dengan motor listrik ganda dan penggerak AWD, memiliki tenaga maksimal 239 kW dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,1 detik.

BYD Seal menggunakan teknologi DC Charging dengan rate maksimal hingga 150 kW, sedangkan Hyundai IONIQ 6 dapat menerima daya hingga 350 kW. Ini membuat keduanya efisien dalam pengisian baterai, meminimalkan waktu tunggu pengguna.

Pertarungan yang melibatkan BYD Seal dan Hyundai IONIQ 6 membuktikan intensitas kompetisi di pasar tanah air. Keduanya sama-sama menonjolkan kesan menarik untuk sebuah sedan mewah bertenaga listrik.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru