CEK FAKTA: Benarkah Arab Saudi Bangun Stadion di Atas Langit untuk Piala Dunia 2034?

Stadion di Atas Langit
Ilustrasi Stadion di Atas Langit (Instagram/@diluarnallar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Belakangan ini, media sosial ramai membahas rencana Arab Saudi membangun stadion sepak bola “di atas langit” sebuah arena yang diklaim akan berdiri 350 meter di atas permukaan gurun di kawasan futuristik NEOM, tepatnya dalam megastruktur kota The Line.

Kabar tersebut menyebut stadion berkapasitas 45 ribu penonton itu akan menjadi salah satu venue utama Piala Dunia 2034 dan seluruh energinya bersumber dari teknologi hijau.

Banyak warganet pun menyebut proyek ini sebagai “keajaiban arsitektur masa depan”. Namun, benarkah stadion “mengambang” ini benar-benar akan dibangun seperti klaim yang beredar?

Fakta yang Terverifikasi

Menurut laporan dari Gulf News, ESPN, dan The Times, Arab Saudi memang merencanakan pembangunan stadion berkonsep futuristik di kawasan NEOM sebagai bagian dari proyek besar The Line.

Stadion tersebut disebut sebagai NEOM Stadium, dengan kapasitas sekitar 46.000 kursi, dan menjadi bagian dari infrastruktur yang disiapkan untuk FIFA World Cup 2034.

Namun, tidak benar bahwa stadion itu akan benar-benar “melayang di udara” atau berada di puncak gedung pencakar langit seperti yang banyak disebarkan dalam gambar-gambar viral.

ESPN menegaskan bahwa visual stadion “mengambang” yang beredar adalah hasil rekayasa AI (artificial intelligence), bukan desain arsitektur resmi.

Baca Juga:

Cek Fakta: Video Lesti Kejora Bagi-bagi Uang untuk Lansia

CEK FAKTA: Klaim Link Pendaftaran Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar dari KKP

Rencana Masih Tahap Konsep

Mengutip laporan The Verge dan PopSci, proyek stadion ini masih berada dalam tahap konseptual. Belum ada rincian teknis mengenai kontraktor, jadwal pembangunan, atau sistem transportasi menuju stadion.

Sementara itu, situs resmi saudi2034.com.sa hanya mencantumkan deskripsi singkat bahwa stadion NEOM akan berada “lebih dari 350 meter di atas permukaan gurun” yang kemungkinan besar merujuk pada posisi dalam struktur vertikal The Line, bukan melayang bebas di udara.

Dengan kata lain, desain ini lebih menggambarkan penempatan stadion di dalam gedung vertikal futuristik, bukan “stadion di langit” dalam arti sebenarnya.

Tanggapan Publik dan Simbol Ambisi

Meski belum pasti terealisasi, proyek stadion NEOM tetap mencuri perhatian dunia. Banyak pengamat menyebutnya sebagai simbol ambisi besar Arab Saudi dalam memposisikan diri sebagai pusat olahraga dan teknologi global.

Dengan Piala Dunia 2034 di depan mata, kerajaan itu memang tengah mempercepat pembangunan sejumlah fasilitas megah mulai dari stadion, kota pintar, hingga sistem transportasi berkelanjutan.

Namun, publik diimbau tidak menelan mentah-mentah setiap visual atau klaim viral sebelum diverifikasi dari sumber resmi.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru