CEK FAKTA: Penerima MBG Wajib Tutup Mulut Jika Terjadi Keracunan

Penerima MBG
Surat Perjanjian Wajib Tutup Mulut Jika Terjadi Keracunan(ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Beredar luas di media sosial sebuah narasi yang menyebut penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) diwajibkan menutup mulut jika terjadi keracunan. Klaim tersebut diperkuat dengan foto surat perjanjian yang menuliskan kewajiban penerima manfaat untuk menjaga kerahasiaan informasi apabila terjadi kejadian luar biasa, termasuk kasus keracunan.

Program MBG merupakan salah satu prioritas pemerintah Prabowo–Gibran yang bertujuan memberikan makanan sehat setiap hari bagi anak sekolah, santri, balita, dan ibu hamil guna mencegah stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Temuan dokumen berisi sembilan poin perjanjian antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pihak sekolah atau penerima manfaat, memicu polemik. DPRD Blora bahkan menyoroti poin ke-7 yang menyinggung kewajiban merahasiakan kasus keracunan.

Namun, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan surat perjanjian dengan klausul seperti itu.

“Ternyata poin itu tidak ada, tulis yang besar, tidak ada (poin rahasiakan keracunan). Poin yang ada itu hanya bersifat koordinasi untuk distribusi dan pengawasan peralatan,” kata Nanik, mengutip dari beberapa sumber,pada Senin (22/9/2025).

Baca Juga: 

Cek Fakat : Klaim Andra Soni Soal Tingkat Pengangguran Tertinggi Kedua di Banten

CEK FAKTA: Beras SPHP di Mamuju Beras Plastik

Ia menambahkan, BGN justru sangat terbuka terhadap laporan masyarakat bila terjadi masalah.

“Kita terbuka, masa keracunan enggak boleh diberitakan? Boleh dong. Kalau ditutup-tutupi, bagaimana? Kita akan transparan,” tegasnya.

Di sisi lain, DPRD Blora menganggap isi surat yang beredar memang janggal. Ketua Komisi D DPRD Blora, Subroto, mengkritik dua poin, yakni ganti rugi alat makan seharga Rp80 ribu per unit, serta kewajiban merahasiakan insiden keracunan.

Ia menilai hal itu membebani sekolah sekaligus berpotensi menutupi persoalan serius. Koordinator SPPG Blora, Artika Diannita, akhirnya mengakui bahwa naskah perjanjian memang pernah berisi poin kontroversial, namun sudah diperbaiki sesuai petunjuk teknis terbaru.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Gairah Baru Yamaha Aerox 155, Aplikasi Warna yang Elegan

2

Dirut Sritex Iwan Lukminto Ditangkap di Solo

3

Jangan Panik, Ini Cara Mengatasi Token Listrik Terblokir

4

Cara Mudah Melacak Jumlah Langkah Kaki dengan HP Android dan iPhone

5

Viral di TikTok, Ini Lirik Lagu Inggris "Forever Young" dari Alphaville
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg