Chery Global Pastikan Bakal Buka Pabrik di Indonesia

Chery Global
(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: PT Chery Sales Indonesia (CSI) sebagai Agen Pemgenag Merk Chery di Indonesia menyatakan akan membangun pabrik di Indonesia.

Nantinya, pabrik tersebut bakal menjadi basis produksi untuk keperluan negara dengan setir kanan.

“Keseriusan Chery di Indonesia, berawal dari kunjungan Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) dan Pak Luhut (Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan) ke China beberapa waktu yang lalu. Di situ sudah terdeklarasi bahwa Indonesia ditunjuk sebagai based production untuk setir kanan yang tadinya bersaing dengan Thailand,” kata Harry Komara.

Pihak principal Chery di China, menunjuk Indonesia sebagai based production kendaraan Chery setir kanan bukan tanpa alasan, Indonesia diyakini memiliki potensial pasar yang besar dan juga berbagai Sumber Daya Alam yang berlimpah untuk keperluan kendaraan elektrik.

BACA JUGA: Resmi Dapat Slot, Sirkuit Mandalika Tuan Rumah ARRC Seri Keempat 

Chery sendiri sudah 20 tahun memproduksi kendaraan dengan basis setir kiri untuk konsumsi pasar domestik dan juga keperluan pasar ekspor dengan jumlah yang sudah begitu besar.

Sejak dua tahun yang lalu, pihaknya baru melirik negara-negara yang menggunakan setir kanan dan memproyeksikan untuk membangun pabrik yang akan dijadikan basis produksi.

“Saat ini, perusahaan menyewa pabrik selama tiga tahun. Hal itu dikarenakan untuk berbagai riset pasar yang juga diiringi dengan pemasaran produk. Pada waktu yang sama, mereka juga berhitung negara mana saja yang menggunakan setir kanan dan itu ada di Malaysia, Thailand, Indonesia, Australia dan Selandia Baru. Dan mereka akan menghitung berapa potensinya, ketika potensi itu mereka dapat baru mereka investasi di negara itu,” ucap dia.

“Karena kalau bangun pabrik kapasitas yang dipakai hanya 50 persen dari 100 persen itu bisa kacau,” tambah dia.

Dia juga melanjutkan bahwa ketika dalam hitungan tiga tahun sudah tercapai angka yang diinginkan, pihaknya akan langsung melakukan proses pembangunan pabrik utama mereka di Indonesia.

“Setelah tiga tahun ketika hitungan sudah dapat, proses pembangunan pabrik akan berjalan dan produksi mobil bukan hanya untuk pasar Indonesia saja melainkan untuk kebutuhan negara lainnya yang setir kanan,” ucap dia.

Saat ini, Chery Indonesia telah memulai proses produksi untuk kendaraan Tiggo Pro Series di pabrik milik rekanannya yaitu PT Handal Indonesia Motor. Untuk model Chery yang diproduksi secara Completely Knock Down (CKD) di Indonesia adalah Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru