JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kabar duka datang dari keluarga besar pendiri Napan Group, Henry Pribadi. Cucu beliau, Rylan Henry Pribadi, dilaporkan meninggal dunia pada usia 17 tahun.
Informasi tersebut dikutip dari Dailymail yang menyebutkan Rylan wafat akibat kecelakaan saat bermain ski di Jepang.
Peristiwa tragis itu terjadi pada 7 Januari 2026. Hingga saat ini, pihak keluarga belum merilis keterangan resmi lebih rinci terkait kronologi kejadian.
Meski demikian, kabar duka tersebut telah dikonfirmasi oleh sejumlah tokoh nasional melalui pernyataan duka cita.
Ucapan Duka dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Rylan Henry Pribadi. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Airlangga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga besar Pribadi.
“Saya dan Ibu Yanti menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda Rylan Henry Pribadi, putra dari sahabat kami, keluarga pengusaha nasional, Bapak Reza Pribadi dan cucu Bapak Henry Pribadi,” ujar Airlangga, Minggu (18/1/2026).
Airlangga juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Kiranya Tuhan Yang Maha Esa memberikan almarhum Rylan tempat terbaik di sisi-Nya, serta menguatkan keluarga yang ditinggalkan dengan ketabahan dan keikhlasan,” lanjutnya.
Anindya Bakrie Kenang Rylan sebagai Sosok Berprestasi
Ucapan belasungkawa juga disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie. Melalui akun Instagram pribadinya, Anindya mengungkapkan duka mendalam atas kepergian Rylan yang disebutnya sangat dekat dengan keluarganya.
“This is a tough one. Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Rylan Henry Pribadi, putra dari sahabat saya Reza Pribadi. Rylan juga cucu dari mantan tetangga kami, Pak Henry Pribadi,” tulis Anindya.
Anindya menyebut Rylan sebagai sahabat karib keluarga, termasuk sahabat putranya. Oleh karena itu, kepergian Rylan di usia yang sangat muda meninggalkan duka mendalam secara personal.
Baca Juga:
Profil Sabrang Letto, Anak Cak Nun yang Masuk Dewan Pertahanan Nasional
Banjir Sumatera Ancam Lonjakan Kemiskinan, Pemerintah Siapkan Program Padat Karya
Sosok Rylan Henry Pribadi di Mata Keluarga dan Sahabat
Dalam kenangannya, Anindya Bakrie menggambarkan Rylan sebagai sosok muda yang berprestasi dan memiliki karakter kuat. Sejak usia dini, Rylan dinilai mencerminkan kecerdasan, tata krama yang baik, sportifisme, serta etos kerja yang tinggi.
Berbagai pencapaian yang diraih Rylan di usia muda disebut menjadi kebanggaan bagi keluarga dan lingkungan terdekatnya. Anindya juga menyampaikan keyakinannya bahwa setiap peristiwa memiliki makna dan rencana tersendiri dari Tuhan.
“Semoga Reza dan keluarga besar yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Kepergian Rylan Henry Pribadi turut menjadi perhatian di kalangan dunia usaha nasional. Nama Henry Pribadi dikenal luas sebagai pendiri Napan Group, sementara Reza Pribadi dikenal sebagai bagian dari generasi penerus keluarga pengusaha tersebut.
Kabar duka ini menjadi pengingat akan rapuhnya kehidupan dan pentingnya dukungan moral bagi keluarga yang tengah berduka.
(Dist)











