BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Setelah menuntaskan perjuangan di Korea Masters World Tour Super 300 pekan lalu, skuad bulu tangkis Indonesia langsung tancap gas ke Negeri Sakura. Mereka bersiap menghadapi Kumamoto Japan Masters 2025, turnamen berlevel World Tour Super 500 dengan total hadiah mencapai USD 475.000 atau sekitar Rp7,8 miliar.
Sebanyak lima wakil Merah Putih telah dikonfirmasi akan tampil di turnamen yang digelar di Kumamoto Prefectural Gymnasium pekan ini. Fokus utama PBSI kali ini memang diarahkan pada sektor tunggal dan ganda putri, dengan misi utama menjaga konsistensi performa sekaligus menambah jam terbang bagi pemain muda.
Baca Juga:
Gagal di Korea, Ni Kadek Dhinda Siap Bangkit di Kumamoto Masters
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi Tembus Semifinal Korea Masters 2025, Singkirkan Unggulan Tuan Rumah
Daftar Skuad Indonesia di Kumamoto Japan Masters 2025
Tunggal Putra
Alwi Farhan
Moh. Zaki Ubaidillah
Tunggal Putri
Gregoria Mariska Tunjung
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi
Ganda Putri
Apriyani Rahayu / Siti Fadia Silva Ramadhanti
Alwi dan Zaki Jadi Harapan Baru Tunggal Putra
Dua pemain muda masa depan Indonesia, Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubaidillah, akan memimpin sektor tunggal putra.
Zaki akan terlebih dahulu melewati babak kualifikasi menghadapi pemain tuan rumah Koo Takahashi, sementara Alwi langsung menantang Takuma Obayashi di babak pertama.
Meski masih berstatus pendatang baru di level Super 500, keduanya diharapkan dapat menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam hal konsistensi dan keberanian menghadapi tekanan lawan-lawan senior.
Di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung akan melakukan comeback usai pemulihan cedera. Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo itu menargetkan untuk tampil lebih stabil dan tajam di Kumamoto.
“Target utama saya adalah kembali sehat dan menemukan ritme permainan terbaik,” ujar Gregoria, melalui keterangan resmi PBSI, Rabu (12/11/2025).
Sementara itu, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi yang tampil impresif dengan menembus semifinal Korea Masters pekan lalu, berpeluang melanjutkan tren positifnya. Performanya di dua turnamen beruntun ini bisa menjadi modal berharga menuju SEA Games 2025 Thailand pada Desember mendatang.
Sektor ganda putri hanya diwakili oleh pasangan Apriyani Rahayu / Siti Fadia Silva Ramadhanti. Duet juara Asia tersebut diharapkan mampu menutup musim dengan hasil positif dan terus memperkuat chemistry mereka menuju siklus Olimpiade Los Angeles 2028.
Absennya wakil di sektor ganda putra dan ganda campuran menjadi bagian dari strategi PBSI untuk memberi waktu pemulihan dan penyesuaian jadwal bagi beberapa pasangan utama, sekaligus membuka ruang evaluasi bagi pemain pelapis.
Turnamen Kumamoto Japan Masters 2025 menjadi panggung penting bagi regenerasi bulu tangkis Indonesia. Selain menambah poin peringkat dunia, ajang ini juga menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan fisik dan mental menjelang kalender padat tahun 2026.
(Budis)











