Distribusi Logistik Pemilu 2024, DPR Pertanyakan Kemampuan PT Pos Indonesia

Pendistribusian logistik Pemilu 2024, DPR RI pertanyakan kesiapan PT Pos Indonesia, Selasa 11-7-2023
Ilustrasi armada logistik milik PT Pos Indonesia. (Foto: Net)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TM.ID: Komisi VI DPR RI meragukan kemampuan PT Pos Indonesia terkait pendistribusian logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk penyelenggaraan Pemilu 2024.

Anggota Komisi VI DPR Harris Turino menilai PT Pos Logistik Indonesi yang merupakan lini bisnis PT Pos Indonesia, belum maksimal dalam memberikan layanan distribusi logistik akibat persaingan antar perusahaan logistik di Indonesia.

Maka dari itu, tegas Harris, tidak ada jalan lain bagi PT Pos Indonesia kecuali mau dan mampu meningkatkan kapasitasnya agar bisa menjadi partner resmi Pemilu 2024.

“Melihat dari pengalaman dan kesiapan, maka tentu saja, kami dari Komisi VI mendukung posisi PT Pos Indonesia agar dalam 2024 mendatang bisa kembali ditunjuk sebagai official partner Pemilu,” kata politisi PDIP itu, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7/2023).

Maka Harris pun menegaskan bahwa PT Pos Indonesia harus mempunyai rencana yang pasti dalam menghadapi pedistribusian logistik pemilu, khususnya untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Upaya tersebut, lanjut dia, bisa diselaraskan dengan pengalamannya dalam menjalankan distribusi logistik.

“Perbaikan-perbaikan apa yang sudah dilakukan oleh PT Pos Indonesia (sebelumnya),” tegas Harris.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi menegaskan bahwa pihaknya siap untuk mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024.

Menurutnya, PT Pos Indonesia sudah mengintegrasikan dengan sistem end-to-end logistics guna menjaga kelancaran arus distribusi barang di Indonesia.

Pihaknya juga telah siap dengan 4.500 titik kantor pos yang digunakan untuk gedung utama, pusat distribusi, dan tempat pelipatan surat suara. PT Pos Indonesia juga telah menyiapkan dashboard real time yang terintegrasi dengan silog (sistem logistik) KPU.

BACA JUGA: KPU RI Tetapkan 204.807.222 DPT Pemilu 2024, Jawa Barat Terbanyak

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru