Dominasi Marc Marquez Jadi Bayang-bayang Bagnaia, Rumor Garasi Ducati Makin Panas

Marc Marquez
Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025 (X/AlessioPiana130)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Alih-alih menjadi duet emas, kerja sama Francesco Bagnaia dan Marc Marquez di tim Ducati Lenovo justru memunculkan ketimpangan tajam yang kini mengusik kestabilan tim. Setelah setahun menjalani musim 2025, Bagnaia justru tenggelam dalam performa inkonsisten, sementara Marquez melesat jauh meninggalkannya di puncak klasemen MotoGP.

Marquez tampil bak mesin kemenangan dengan torehan 25 podium tertinggi, memastikan gelar juara dunia ke-7 bahkan sebelum musim berakhir. Sebaliknya, Bagnaia yang sebelumnya dua kali juara dunia bersama Ducati justru sering kesulitan menembus lima besar, bahkan terpuruk di posisi belakang pada GP Indonesia dan Australia.

Performa yang menurun drastis ini memunculkan tanda tanya besar: apakah tekanan dari Marquez telah memukul kepercayaan diri Bagnaia?

Menurut pengamat MotoGP asal Spanyol, Ricard Jove, situasi di dalam garasi Ducati kini ibarat dua dunia yang berbeda.

“Marc mampu beradaptasi cepat dengan Desmosedici dan tampil konsisten di setiap kondisi. Sebaliknya, Pecco kehilangan arah sejak awal musim,” ujar Jove dalam podcast Duralavita, dikutip dari Motosan, Sabtu (1/11/2025).

“Secara kecepatan dan mental, dia (Bagnaia) belum pernah mencapai level Marc,” lanjutnya.

Jove menilai kehadiran Marquez memang membawa keuntungan besar bagi Ducati dari sisi prestise dan hasil, namun di sisi lain menciptakan tekanan psikologis besar bagi Bagnaia.

“Tekanan dari dalam tim sangat nyata, tapi mereka tidak mau membicarakannya secara terbuka karena khawatir mengganggu citra tim,” imbuhnya.

Sumber internal yang dikutip media Spanyol juga menyebut Ducati sempat terlambat menyesuaikan paket motor sesuai gaya balap Bagnaia, yang lebih lembut dibandingkan Marquez yang agresif.

Baca JUga:

Francesco Bagnaia Minta Ducati Berbenah Jelang MotoGP Argentina

Akibatnya, sejak paruh awal musim, Bagnaia kehilangan feeling terhadap bagian depan motornya, masalah klasik yang terus menghantui pebalap Italia itu.

“Sekarang memang mulai ada perbaikan, tapi semuanya datang terlambat. Di level MotoGP, kehilangan dua atau tiga seri awal bisa menghancurkan musim,” jelas Jove.

Penurunan performa Bagnaia juga memunculkan spekulasi soal masa depannya bersama Ducati. Beberapa laporan menyebut sang juara bertahan mulai membuka peluang untuk hengkang jika situasi internal tak segera berubah.

Namun menariknya, Jove justru menyebut skenario sebaliknya juga mungkin terjadi. Ia menilai Marquez, meski mendominasi, bukan tanpa risiko. Riwayat cedera dan usia yang semakin bertambah bisa membuatnya memilih mundur lebih cepat.

“Kalau Marc memutuskan berhenti di akhir 2026, saya rasa Alex Marquez atau Fermin Aldeguer bisa jadi pilihan logis bagi Ducati,” ujar Jove.

Kini, dengan dua kontrak besar dan satu ruang garasi yang mulai retak, Ducati dihadapkan pada dilema besar, mempertahankan harmoni di tengah dominasi Marquez, atau mencari keseimbangan baru agar Bagnaia tak semakin kehilangan arah.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru