BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Honda akhirnya memasuki fase paling krusial dalam proyek kebangkitan mereka: membangun motor generasi baru untuk regulasi MotoGP 2027 dengan mesin 850cc dan ban Pirelli. Dua sosok yang memegang kunci perjalanan ini bukanlah pebalap muda penuh sensasi, melainkan dua pebalap berpengalaman, Aleix Espargaro dan Takaaki Nakagami yang kini dibebani tanggung jawab besar.
Perubahan status Honda dari peringkat konsesi D ke C membuat para pebalap reguler tak lagi boleh ikut tes privat. Otomatis, seluruh pondasi pengembangan motor dialihkan kepada dua tester tersebut. Dan dalam proyek sebesar ini, pembagian peran menjadi mutlak.
Nakagami Jadi Garda Terdepan: Uji Mesin 850cc & Ban Pirelli
Usai tampil sebagai wild card di Valencia dengan RCV 2026, Aleix Espargaro mengungkap bagaimana Honda membagi “proyek masa depan”.
“Taka akan menjadi orang pertama yang menyentuh motor 850cc dan ban Pirelli selama tiga bulan awal,” ungkap Espargaro, dikutip dari motogp, Jumat (5/12/2025).
“Romano (Albesiano) ingin saya tetap fokus di paket 2026 dulu. Saya baru turun menguji mesin baru sekitar pertengahan musim,” lanjutnya.
Artinya, Nakagami akan menghadapi fase paling menentukan: mencoba mesin baru, sasis baru, plus karakter ban dari pemasok yang juga baru bagi MotoGP. Sebuah pekerjaan yang dalam dunia test rider setara dengan memegang nasib tim.
Espargaro Fokus Motor 2026: Fondasi Terakhir Era 1000cc
Honda juga harus bergerak dalam waktu yang ketat. Mulai seri pembuka 2026 di Thailand, mesin 1000cc resmi dibekukan. Tidak boleh lagi ada perubahan besar.
“Honda sudah membawa tiga update mesin sepanjang musim ini. Kami tahu pembekuan akan datang, jadi kami harus menyiapkan mesin terbaik sekarang. Saya rasa basis mesin 2026 sudah cukup kuat untuk memulai musim.” jelas Espargaro.
Karena itu, Espargaro diberi mandat memastikan paket 1000cc yang menjadi “motor transisi” benar-benar matang sebelum Honda berpindah fokus sepenuhnya ke 850cc.
Baca Juga:
Joan Mir Ingin Honda Konsisten di MotoGP 2025
Transisi Besar Honda: Membangun Dua Generasi Motor Dalam Satu Tahun
Mulai tahun depan, prioritas pengembangan Honda akan berubah drastis:
- Motor 1000cc → hanya penyempurnaan kecil
- Motor 850cc → mulai membangun dari nol: mesin, sasis, elektronik, hingga adaptasi ban Pirelli
Dalam kondisi seperti ini, peran Espargaro dan Nakagami menjadi lebih dari sekadar test rider, mereka adalah otak, data center, dan “navigator” masa depan Honda.
Meski tanggung jawab meningkat, Espargaro mengaku ritmenya sebagai tester tak banyak berubah.
“Pertengahan musim nanti saya mulai menguji Pirelli. Jadi rasanya tidak jauh berbeda,” katanya.
Sementara Nakagami, yang baru pindah dari kursi pebalap reguler LCR, akan memikul fase tersulit: merasakan motor generasi baru sebelum siapa pun.
Ia akan menjadi orang pertama yang menentukan apakah motor Honda 2027 bisa menantang Ducati atau kembali terpuruk seperti beberapa musim terakhir.
(Budis)











