BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen penuh untuk mendorong transformasi pondok pesantren (ponpes) agar tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga mandiri secara ekonomi.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna—yang akrab disapa Kang DS—menekankan pentingnya pesantren memiliki ciri khas dan mampu menggali potensi produktif lokal.
Menurut Kang DS, sektor-sektor seperti pertanian, peternakan, hingga wisata berbasis religi memiliki peluang besar untuk dikembangkan di lingkungan pesantren.
Guna mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyatakan kesiapannya untuk turun tangan langsung mendampingi dan membantu perkembangan ponpes di wilayahnya.
“Pesantren keren itu bukan cuma kuat di ilmu agama, tapi juga mandiri dan punya ciri khas,” ujar Dadang Supriatna saat menghadiri agenda ‘Ngonten’ di Ponpes Miftahul Jaza.
Sinergi Program Nasional dan Beasiswa S2
Dalam kesempatan tersebut, Kang DS juga mengajak seluruh elemen pesantren untuk aktif berkontribusi dalam mendukung program strategis nasional. Dua isu krusial yang disorot adalah penguatan ketahanan pangan dan pembenahan pengelolaan sampah dari lingkup terkecil.
Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen nyata dalam mencetak kader pemimpin masa depan, Pemkab Bandung meluncurkan program beasiswa khusus penuh untuk jenjang Pendidikan Magister (S2) dengan sasaran Duta Pesantren Kabupaten Bandung.
Program ini punya target melahirkan generasi santri yang unggul, memiliki daya saing global, serta siap memimpin masyarakat.
Melalui sinergi antara kemandirian ekonomi dan penguatan kualitas SDM ini, Pemkab Bandung optimistis pesantren-pesantren di Kabupaten Bandung akan tumbuh menjadi pilar kemajuan daerah yang maju dan sejahtera.











