DPR Desak Oknum Pegawai Dukcapil Terlibat Kasus Perdagangan Bayi Dipecat

Pegawai Dukcapil Terlibat Perdagangan Bayi
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Oknum pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) terlibat dalam jaringan perdagangan bayi lintas negara.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Indrajaya mendesak agar pelaku dipecat dan dihukum berat.

Indrajaya mengatakan terlibatnya aparatur negara dalam praktik kejahatan kemanusiaan ialah bentuk pengkhianatan terhadap amanat undang-undang dan kepercayaan publik.

“Perdagangan bayi adalah kejahatan serius. Apalagi jika dilakukan oleh pegawai Dukcapil yang seharusnya menjaga data kependudukan. Tidak ada alasan untuk mentolerir. Mereka harus dipecat secara tidak hormat dan dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku,” kata Indrajaya kepada wartawan, Jumat (18/7/2025).

Ia menilai kasus ini tidak hanya merusak citra dan integritas Dukcapil, tetapi juga dapat mengganggu sistem administrasi kependudukan yang menjadi fondasi utama pelayanan publik.

Oleh karena itu, ia mendorong Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas, termasuk melakukan audit internal serta memperketat pengawasan terhadap seluruh aparatur Dukcapil guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

“Ini harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh. Jangan sampai ada celah yang dimanfaatkan oknum untuk kepentingan kriminal,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi II yang membidangi urusan pemerintahan dan kependudukan, Indrajaya menekankan pentingnya integritas pegawai Dukcapil sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

Hingga kekinian, sebanyak 24 bayi diketahui telah dijual ke Singapura. Kasus ini terbongkar setelah Polda Jawa Barat berhasil menangkap 13 pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan bayi tersebut. Salah satunya, pegawai Dukcapil setempat. Para pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Pengungkapan kasus perdagangan bayi ini bermula dari laporan salah satu orang tua yang mencurigai adanya penculikan anak. Penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian kemudian berkembang hingga berhasil membongkar jaringan perdagangan bayi lintas negara.

Bayi-bayi yang dijual ke Singapura masih berusia antara dua hingga tiga bulan. Harga jualnya bervariasi, tergantung kesepakatan antara pelaku dengan ibu kandung, dengan kisaran antara Rp11 juta hingga Rp16 juta.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat kini memfokuskan pengejaran terhadap tiga pelaku utama yang diduga menjadi otak dari jaringan perdagangan 25 bayi ke Singapura.

Ketiganya bukan pelaku biasa, melainkan pihak yang memegang kendali penuh atas operasi kejahatan ini, termasuk sosok pemodal yang mendanai seluruh proses ilegal tersebut.

Penyelidikan yang membongkar jaringan ini telah membuka tabir praktik kejahatan terorganisir yang dijalankan secara sistematis dan tanpa belas kasihan. Dalam jaringan ini, nyawa bayi diperdagangkan dengan iming-iming palsu dan tujuan akhir di luar negeri.

Polisi telah mengidentifikasi tiga tersangka utama, yakni P, NY, dan YT. Ketiganya kini masuk dalam daftar buronan dan menjadi target prioritas dalam pengusutan kasus ini.

Baca Juga:

Kasus Perdagangan Bayi: Tersangka Bertambah Jadi 13, Tiga DPO Masih Diburu

Kasus Perdagangan Bayi ke Singapura Didalangi Seorang Wanita

Peran mereka sangat signifikan, mulai dari mengelola adopsi ilegal, memalsukan dokumen, hingga menjadi penampung bayi. Yang paling menentukan adalah salah satu dari mereka yang bertindak sebagai pendana utama, sumber dana yang menggerakkan seluruh aktivitas ilegal ini.

Dari uang yang disalurkan, bayi dibeli dari ibu kandungnya, perawat di rumah penampungan dibayar Rp2,5 juta untuk perawatan selama tiga bulan, hingga seluruh biaya pengiriman bayi ke luar negeri pun ditanggung.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru