JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo menegaskan, dirinya tidak terlalu mempermasalahkan hasil survei terbaru yang menempatkan elektabilitasnya tak terpaut jauh dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Adapun survei itu, hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia, mantan Gubernur Jawa Tengah itu menempati posisi keenam dengan tingkat elektabilitas sebesar 3,7 persen, sementara Purbaya berada tepat di bawahnya di urutan ketujuh dengan 1,5 persen.
Elektabilitas Bukan Masalah untuk Ganjar
Menanggapi temuan tersebut, Ganjar mengaku tidak ingin terjebak dalam urusan elektoral. Ia memilih untuk tetap fokus pada kegiatan sosial yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya bersama kawan-kawan psikolog dan aktivis membantu saudara-saudara kita yang memiliki masalah kesehatan mental, mencari solusi pengelolaan sampah, serta membantu korban bencana. Mungkin itu akan lebih berguna,” ujarnya saat dihubungi pada Selasa (11/11/2025).
Ganjar menilai, pelaksanaan Pemilu 2029 masih sangat jauh, sehingga belum waktunya untuk terlalu memperhatikan soal popularitas atau tingkat elektabilitas.
BACA JUGA:
Tak Tergoda dengan Purbaya, Demokrat Lebih Fokus pada Internal
“Pemilu baru saja selesai. Mari kita berbuat yang bermanfaat untuk banyak orang,” tambahnya.
Purbaya Muncul pada Radar Publik
Nama Purbaya Yudhi Sadewa kini mulai mencuri perhatian publik setelah masuk dalam daftar 25 tokoh potensial calon presiden versi survei Indikator Politik Indonesia.
Menyikapi situasi tersebut, Ganjar tetap menegaskan bahwa dirinya lebih memilih untuk mengabdikan diri dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, ketimbang memusingkan posisi elektoral yang berubah-ubah.
Berikut hasil lengkap survei simulasi semi-terbuka 25 nama calon presiden versi Indikator Politik Indonesia:
-
Prabowo Subianto – 46,7%
-
Dedi Mulyadi – 18,4%
-
Anies Baswedan – 9,0%
-
Gibran Rakabuming Raka – 4,8%
-
Agus Harimurti Yudhoyono – 3,9%
-
Ganjar Pranowo – 3,7%
-
Purbaya Yudhi Sadewa – 1,5%
-
Sherly Tjoanda Laos – 1,1%
-
Khofifah Indar Parawansa – 0,5%
-
Erick Thohir – 0,4%
-
Kaesang Pangarep – 0,4%
-
Teddy Indra Wijaya – 0,3%
-
Ahmad Syaikhu – 0,3%
-
Andika Perkasa – 0,2%
-
Muhaimin Iskandar – 0,2%
-
Bahlil Lahadalia – 0,1%
-
Ahmad Luthfi – 0,1%
-
Yusril Ihza Mahendra – 0,1%
-
Puan Maharani – 0,1%
-
Anis Matta – 0,1%
-
Surya Paloh – 0,1%
-
Pramono Anung – 0,1%
-
Sri Mulyani – 0,0%
-
Anggela Tanoesoedibjo – 0,0%
-
Zulkifli Hasan – 0,0%
-
Lainnya – 0,3%
-
Tidak tahu/Tidak menjawab – 7,6%











