Era Transportasi Ramah Lingkungan Dimulai, Angkot Pintar Hadir di Bandung

Era Transportasi Ramah Lingkungan Dimulai, Angkot Pintar Hadir di Bandung
Prototipe Angklung (Angkutan Kota Listrik Bandung) (dok. radio republik indonesia)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Kota Bandung bersiap memasuki era baru transportasi publik dengan hadirnya inovasi “Angkot Pintar”, sebuah moda angkutan kota berbasis mobil listrik yang ramah lingkungan.

“Perubahan moda itu hal biasa. Dulu ada bemo, oplet, lalu angkot. Kini saatnya beralih ke mobil listrik yang ramah lingkungan dan efisien,” kata Dadang, Rabu (6/8/2025).

Dadang mengungkapkan bahwa kondisi angkutan kota di Bandung saat ini tengah “kolaps” akibat persaingan yang ketat dan regulasi yang belum berpihak.

Oleh karena itu, revitalisasi angkot menjadi sebuah kebutuhan mendesak. Mobil listrik dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap angkutan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta berbiaya operasional rendah.

Baca Juga:

Farhan Siapkan Revolusi Angkot Bandung: Trayek Dihapus, Diganti Sistem Angkot Cerdas Berbasis Listrik dan Sharing Ride

Rerouting Angkot di Bandung Belum Final, Organda: Perlu Kajian dan Musyawarah dengan Koperasi

Menurutnya, biaya operasional angkot listrik hanya sekitar Rp20.000 per hari, jauh lebih hemat dibandingkan angkot konvensional yang bisa menghabiskan hingga Rp120.000 per hari untuk BBM.

Konsep “Angkot Pintar” ini juga dirancang sebagai feeder untuk mendukung rencana besar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam mengembangkan sistem Bus Rapid Transit (BRT). Mobil listrik dinilai cocok dengan kondisi jalan Bandung yang sempit dan padat, sekaligus selaras dengan rencana penataan transportasi kota.

“Sebelum program BRT jalan, angkot yang ada harus ditata ulang agar dampak sosialnya tidak terlalu besar,” ucapnya.

Koperasi pun telah dilibatkan dalam Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk Pemkot untuk mengkaji sistem transportasi ke depan, termasuk aspek teknis, integrasi, dan skema pembiayaan.

Setelah peluncuran dan presentasi prototipe, tahap selanjutnya adalah sosialisasi kepada pengusaha angkutan serta uji coba lapangan (test drive) untuk mengidentifikasi tantangan teknis dan respons pengemudi.

“Kami ini pelaku, kalau tidak dilibatkan akan muncul persoalan saat eksekusi. Makanya penting koperasi masuk Pokja,” ujarnya.

Dengan dukungan semua pihak Pemkot, pengusaha, dan masyarakat Dadang optimistis  Angkot Pintar bisa menjadi masa depan transportasi Bandung yang modern, efisien, dan berkelanjutan.  (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru