BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Euis Ida Wartiah mengapresiasi dedikasi Basarnas yang telah berhasil melakukan pencarian para korban longsor di Desa Pasilangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Basarnas resmi menutup operasi pencarian korban longsor di Cisarua setelah 22 hari pada Jumat (13/2/2026). Tim berhasil evakuasi 101 kantong enazah, 83 di antaranya teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Dari total korban yang teridentifikasi, sebanyak 64 orang merupakan warga setempat. Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Euis menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Namun pihaknya sangat mengapresiasi pencapaian yang dilakukan Basarnas.
“Ikhtiar dan kerja keras secara maksimal telah dilakukan Basarnas dan tim lainnya,” ujarnya.
Baca Juga:
Euis Ida Wartiah: Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat
Euis Ida Wartiah dan Komisi III DPRD Jabar Kunjungi P3D Depok
Dia menilai, kerja keras tim di lapangan yang melibatkan berbagai unsur SAR Gabungan patut diacungi jempol, mengingat medan pencarian yang cukup berat dan kondisi cuaca yang tidak menentu di lokasi kejadian.
Selain itu, anggota Komisi III ini juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.
Jawa Barat, khususnya wilayah pegunungan seperti Cisarua, memiliki kerawanan tinggi terhadap pergerakan tanah saat curah hujan meningkat.
Euis berharap keberhaslan Basarnas ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif mengenai kelestarian lingkungan.
Dia mengimbau warga yang tinggal di zona merah rawan bencana untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari otoritas terkait.
“Kita semua berharap bencana seperti ini bisa kita antisipasi lebih baik lagi ke depannya melalui penghijauan dan tata ruang yang lebih ketat,” pungkasnya.











