BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Fabio Quartararo dikabarkan telah menyepakati kontrak dengan tim pabrikan Honda di MotoGP.
Pembalap Prancis berusia 26 tahun itu menyetujui kesepakatan dengan HRC Honda untuk musim 2027 dan 2028.
Kesepakatan tersebut juga sekaligus mengakhiri perjalanannya dengan Yamaha sejak awal debutnya di tahun 2019 lalu.
Bersama pabrikan asal Jepang tersebut, Quartararo berhasil menyabet gelar Rookie of the Year pada musim debutnya di kelas utama MotoGP bersama tim Petronas Yamaha SRT dan menjadi juara dunia MotoGP di musim 2021 bersama tim Monster Energy Yamaha.
Setelah meraih gelar juara dunia pertamanya, Yamaha mengalami penurunan performa dan tekanan yang panjang menyebabkan Quartararo mengakhiri kisahnya dengan Yamaha di akhir musim 2026.
Seperti halnya pembalap lain yang juga berganti tim menjelang regulasi baru 850cc untuk musim 2027, musim tersebut akan menjadi musim transisi bagi semua tim di MotoGP.
Baca Juga:
Franco Morbidelli Tak Sabar Jajal Ducati GP25 di MotoGP 2026
Francesco Bagnaia Refleksi Kegagalan di MotoGP 2025: Saya Lebih Seperti Outsider
Tanda-tanda kemungkinan berakhirnya kisah Quartararo dengan Yamaha sudah terlihat sejak beberapa musim lalu.
Ketika terakhir kali memperpanjang kontraknya pada April 2024, ‘El Diablo’ menggambarkan hal tersebut sebagai tindakan kepercayaan, ia masih yakin dengan potensi Yamaha dengan komitmen untuk untuk meningkatkan investasi dalam proyek MotoGP yang akan menghasilkan versi M1 yang mampu bersaing dengan motor lainnya, terutama Ducati.
Saat ini, Yamaha sedang menyelesaikan detail untuk mendatangkan pembalap dari Aprilia Racing, Jorge Martin.
Langkah ini menyusul kepergian Fabio Quartararo yang akan segera meninggalkan Yamaha.
Akibatnya, pembalap Spanyol tersebut akan mengakhiri masa baktinya bersama Aprilia di tahun depan, setelah menandatangani kontrak dengan pabrikan asal Italia tersebut di tahun 2025.
Jorge Martin pernah menjadi target Ducati sebelum tim asal Italia tersebut memilih untuk mempromosikan Marc Marquez pada tahun yang sama ketika Jorge Martin meraih gelar juara dunia pada tahun 2024.
Meskipun kepindahan Quartararo ke Honda sangat masuk akal mengingat hubungan yang tegang antara pembalap Prancis itu dan manajemen Yamaha, kedatangan Martin kemungkinan akan mengejutkan banyak orang.
Mengingat tahun lalu ia sudah mencoba mengamankan kesepakatan dengan HRC untuk tahun 2026, sebuah upaya yang akhirnya gagal karena Aprilia menolak untuk melepaskannya.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati Bandung/Wilidzan Nawa Chandra Nugraha)











