BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Ratusan siswa di Kabupaten Bandung Barat dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (14/10/2025). Gejala yang muncul meliputi mual, muntah, dan pusing. Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat menyatakan, “Tim kesehatan telah diterjunkan untuk menangani siswa terdampak dan menelusuri penyebab keracunan. Sampel makanan dan muntahan siswa sudah dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut.”
Menu MBG yang disajikan terdiri dari ayam kecap, capcay, tahu goreng, lalapan, nasi, dan buah melon. Beberapa siswa mengaku mencium bau tidak sedap saat membuka kemasan makanan sebelum disantap, yang diduga menjadi pemicu gejala keracunan.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panyandaan, yang mendistribusikan makanan MBG, ditutup sementara hingga hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
Baca Juga:
426 Siswa SMAN 1 Yogyakarta Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan!
Sekolah yang paling terdampak adalah SMPN 1 Cisarua, di mana puluhan siswa mendapatkan perawatan di Puskesmas setempat. Laporan serupa juga muncul dari Desa Pasirlangu dan Jayamekar, masing-masing melaporkan belasan siswa mengalami gejala yang sama. Pemerintah daerah memastikan penanganan dilakukan secara bertahap untuk meminimalkan risiko lebih luas.
Dinas Pendidikan dan Dinkes Bandung Barat menghimbau orang tua dan masyarakat tetap tenang serta segera melapor jika anak menunjukkan gejala serupa. Kasus ini menjadi sorotan publik terkait pengawasan program MBG di sekolah. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk memastikan keamanan makanan sebelum program dilanjutkan, sehingga tujuan utama program untuk meningkatkan gizi siswa tetap tercapai tanpa menimbulkan risiko kesehatan.
Penulis:
Risdawati /Magang UNLA











