BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polisi mengungkap fakta baru terkait kematian terapis Siti Auliya Zanura Rifaatul Islam (24) yang ditemukan tewas di lahan kosong kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Korban diketahui baru dipindahkan dari luar kota sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, menjelaskan bahwa korban belum lama menetap di Jakarta. Namun, pihaknya belum dapat memastikan sejak kapan Siti mulai bekerja di tempat spa tersebut.
“Menurut keterangan, delapan bulan itu di Bali, setelah itu dimutasi ke situ baru satu bulan. Jadi dipindahkan dari Bali,” kata Ardian Satrio Utomo di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Sebelum ditemukan dalam keadaan tewas, korban sempat meninggalkan mess atau tempat tinggal sementaranya. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Diketahui bahwa hubungan korban dengan rekan-rekan kerjanya belum terlalu akrab.
“Intinya untuk motif dia keluar dari situ masih kita dalami, dari keterangan teman temannya masih beda,” ucap Ardian Satrio.
“Karena orangnya banyak berdiam diri, karena dia masih baru, di situ masih baru,” tambahnya.
Kasus kematian seorang terapis spa ini masih menjadi misteri. Pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk meminta keterangan dari manajemen terkait.
“Kami masih menunggu hasil autopsi dan proses pemeriksaan lanjutan. Hingga kini, sudah 15 saksi yang dimintai keterangan,” ujar Ardian Satrio.
Baca Juga:
Terapis Tewas di Pejaten, Jejak Orang di Atap Ditelusuri Polisi
Mayat Wanita Berkulit Putih Tergeletak di Areal Lahan Pejaten Barat, Seorang Saksi Dengar Teriakan
Jasad seorang wanita yang belum diketahui identitasnya ditemukan pada Kamis pagi (2/10/2025) di belakang gedung TIKI Pejaten, yang terletak di Jalan Buncit Raya, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Wanita tersebut diketahui bekerja sebagai terapis spa di daerah Pejaten.
Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka, termasuk di bagian lengan, perut, dan dagu.
(Virdiya/Aak)











