Fakta Baru! Polisi Naikkan Kasus Kematian Bocah NS, Ibu Tiri Diperiksa

kasus NS Sukabumi
(Instagram/lambe_turah)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus kematian NS (12) di Kabupaten Sukabumi mulai menemukan titik terang. Polres Sukabumi memastikan telah mengantongi alat bukti permulaan yang cukup terkait dugaan tindak pidana penyiraman air panas yang diduga dilakukan ibu tiri korban berinisial TR (47).

Dengan temuan tersebut, penyidik resmi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan keputusan itu diambil setelah rangkaian pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti di lapangan. Polisi meyakini terdapat indikasi kekerasan fisik maupun psikis terhadap korban.

“Kita sudah mendapatkan alat bukti permulaan yang cukup bahwasannya ini terjadi tindak pidana. Dari rangkaian peristiwa tersebut, kita naikkan prosesnya dalam penyidikan,” ujar Samian, Minggu (22/2/2026) malam.

Polisi Periksa 16 Saksi

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 16 orang saksi untuk memperkuat konstruksi perkara. Selain itu, polisi juga menggandeng ahli psikologi forensik guna mendalami dugaan kekerasan terhadap korban.

Samian menegaskan penanganan kasus dilakukan dengan pendekatan ilmiah dan akuntabel. Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk bukti transaksi dan rekaman elektronik yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Kita menggunakan metode scientific crime investigation dan collaborative investigation sehingga alat bukti yang dikumpulkan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” tegasnya.

Baca Juga:

Misteri Kematian Bocah di Sukabumi yang Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ditemukan Luka Bakar

Sudah 4 Kali Kotak Amal Masjid di Bogor Digasak Maling, Pelaku Beraksi Siang Hari

Terduga Pelaku Diperiksa Intensif

TR, yang diduga sebagai pelaku, telah dijemput Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi pada Minggu (22/2/2026) dini hari. Saat ini penyidik masih mendalami peran yang bersangkutan.

Meski unsur pidana telah ditemukan, penetapan tersangka belum dilakukan. Polisi masih menunggu hasil autopsi sebagai dasar penguatan pembuktian.

“Saat ini saudari TR kita lakukan pemeriksaan secara intensif untuk mendalami peranannya. Nanti akan kita lakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,” tutup Samian.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik seiring desakan agar proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi korban.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru