BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Fetty Anggraenidini menyebut akan mengawal pengalokasian anggaran, untuk pembangunan lima ruang kelas SMK Negeri 1 Gunung Putri.
Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan di SMK Negeri 1 Gunung Putri pasca ambruk, Selasa (4/11/2025).
“Jadi hari ini kita dalam rangka kunjungan di SMKN 1 Gunung Putri, karena kemarin ada musibah robohnya lima ruang kelas,” kata Fetty Anggraeinidini, Selasa (4/11/2025).
Ia menjelaskan, kronologis ambruknya lima ruang kelas yang menimpa puluhan siswa-siswi SMK Negeri 1 Cileungsi.
“Jadi kronologinya itu, karena ada pohon tumbang kemudian menimpa kelas,” jelasnya.
Ia menyebut, siswa yang menjadi korban dalam bencana ambruknya lima ruang kelas SMKN 1 Cileungsi tersebut dalam kondisi luka-luka.
“Korbannya itu semuanya murid, tidak ada guru, banyak yang luka-luka dan langsung ke ditangani langsung oleh Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat. Dan alhamdulillah hari ini sudah banyak yang pulang ke rumah, namun tinggal lima anak yang masih di rawat,” jelasnya.
Politisi Partai Golkar itu mengungkapkan, kalau Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat telah hadir mengecek kondisi pasca ambruk lima ruang kelas SMKN 1 Cileungsi.
Baca Juga:
Fetty Anggraenidini Hadiri Rapur DPRD Provinsi Jabar
Fetty Anggraenidini Dukung Kota Bogor Zero Stunting Saat Lakukan Pengawasan di DPPKB
“Ini Kadisdik Jabar dan juga dari pemerintah pusat sudah datang. Alhamdulillah sudah dianggarkan. Maka kami dari DPRD Komisi V Jawa Barat kita harus kawal terus anggaran yang katanya sudah dianggarkan oleh Kadisdik, nanti kita cek hibahnya berapa,” katanya.
Ia memaparkan, kalau pembangunan lima ruang kelas ke depan akan dikawal langsung oleh Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat sampai rampung.
“Untuk pengerjaannya nanti, kita akan kawal, bahkan akan terus kita kawal sampai selesai. Dan untuk tanggungjawab perawatan peserta didik, Alhamdulillah sudah ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” katanya.
(Anisa Kholifatul Jannah)











