Gedung DPRD Dibakar Pendemo, Bupati Cirebon Pusing Cari Anggaran Perbaikan

tersangka pembakaran Gedung DPRD Cirebon dibakar (YouTube Musthofa)
Gedung DPRD Cirebon dalam aksi massa (YouTube Musthofa)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIREBON, TEROPONGMEDIA.ID — Bupati Cirebon Imron menyatakan penyesalan mendalam atas aksi perusakan yang terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, selama aksi unjuk rasa pada Sabtu (30/8/2025).

Dalam keterangannya di Cirebon pada Senin (1/9), Imron mengkonfirmasi bahwa kerusakan hanya terpusat di kompleks DPRD, sementara seluruh kantor dinas lainnya dalam kondisi aman.

Imron menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu terbuka menerima aspirasi masyarakat, namun menekankan pentingnya penyampaian pendapat tanpa kekerasan.

“Kami pemerintah itu selalu welcome. Mari duduk bersama, berdiskusi, membicarakan keluhan dengan baik. Jangan sampai ada aksi anarkis yang justru merugikan kita semua,” kata Imron, mengutip Antara.

Bupati mengingatkan bahwa kerusakan fasilitas publik tidak hanya merugikan secara fisik, tetapi juga berdampak pada anggaran daerah.

Dana untuk perbaikan gedung yang rusak harus dialihkan dari pos anggaran lain, yang dapat mengganggu program pembangunan yang telah direncanakan, seperti perbaikan jalan atau program sosial.

Perhitungan kerugian material akibat pembakaran gedung DPRD Kabupaten Cirebon tersebut masih menunggu kajian resmi dari pihak berwenang.

BACA JUGA

Motor Satpam DPRD Cirebon yang Dibakar Massa Kini Dapat Ganti

Gelombang Demo Anarkis, Akankah Berlaku Darurat Militer? Ini Respon Wakil Panglima TNI

Imron juga mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan jalur dialog di tingkat lokal tanpa harus membawa aspirasi ke Jakarta dengan cara yang berisiko menimbulkan kericuhan.

“Di sini ada DPRD, ada eksekutif daerah, semua bisa dibicarakan baik-baik. Tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar demonstrasi ke depan dapat dilakukan secara konstruktif tanpa unsur perusakan, demi menjaga ketertiban dan kelancaran pembangunan daerah.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri