Gegara Keracunan MBG, Operasional 3 SPPG di Bandung Barat Dihentikan

keracunan MBG CIPONGKOR-4
(6detik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menghentikan sementara operasional tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas.

Penghentian ini menyusul peristiwa keracunan massal yang menimpa ratusan siswa.

Ketiga SPPG yang ditangguhkan tersebut berlokasi di Kampung Cipari, Desa Cijambu, Cipongkor; Kampung Pasirsaji, Desa Negalsari, Cipongkor; dan Desa Mekarmukti, Cihampelas.

Diketahui, ketiga dapur tersebut selama ini bertugas menyuplai Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolah serta ibu hamil dan menyusui.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa penghentian hanya bersifat sementara.

“Tiga SPPG bermasalah di Cipongkor dan Cihampelas dihentikan sementara. Sedangkan SPPG lain masih kami evaluasi,” ujar Jeje di Cipongkor, Jumat (26/9/2025).

Meski terjadi insiden keracunan, Jeje menekankan bahwa program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak akan dihentikan.

Menurutnya, program ini memiliki manfaat besar untuk memenuhi gizi anak dan meringankan beban orang tua.

“Kami tidak menghentikan program, tapi melakukan perbaikan sehingga ke depannya tidak terulang kembali peristiwa keracunan,” jelasnya.

Jeje menyebut sekitar 200 ribu siswa di Bandung Barat terbantu oleh program MBG, sehingga dampaknya tidak boleh meluas ke dapur lain yang sudah berjalan.

Pemkab Bandung Barat telah menetapkan peristiwa ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan status KLB dilakukan setelah keracunan massal melibatkan ratusan penerima manfaat program MBG.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, turun langsung dan bertemu dengan pengelola SPPG. Hasil investigasi sementara menduga keracunan berasal dari bahan baku ayam yang sudah tidak segar.

“Nanti akan dilibatkan Kementerian Pertanian, Kemenkes, BPOM, bahkan kepolisian. Kita lakukan investigasi, tapi secara umum yang bertanggung jawab atas kasus ini adalah Badan Usaha Penyedia (BUP). Cuma investigasi kita lakukan menyeluruh,” kata Cucun.

Investigasi lebih lanjut akan menentukan ada tidaknya unsur kelalaian, kesengajaan, atau bahkan sabotase.

“Sanksi akan ditentukan nanti. Jika ada unsur kesengajaan apalagi sabotase jelas pidana. Kalau tidak ada unsur tersebut, sanksi paling administrasi atau penutupan,” tegasnya.

Cucun juga mengingatkan seluruh pihak dalam program MBG untuk tidak mencari keuntungan dengan menurunkan kualitas bahan baku. Ia menekankan pentingnya peran aktif ahli gizi dalam mengawasi proses produksi dari awal.

Baca Juga:

SPPG Cijambu Diduga Jadi Sumber Kasus Keracunan MBG Bandung Barat

Update Jumlah Korban Keracunan MBG Bandung Barat Capai 911 Pelajar

Cucun menilai terjadi pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) pada proses produksi. Jarak waktu antara memasak yang dimulai pukul 23.00 WIB dengan waktu konsumsi dinilai terlalu lama.

“Idealnya, waktu produksi MBG dengan jadwal konsumsi tidak lebih dari 4 jam,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Yayasan Rajib Putra Barokah, Ikbal Maulana Ramadan, menyatakan akan mengevaluasi penyajian MBG. Ikbal mengaku proses produksi selama ini tidak pernah mengalami kendala.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa daging ayam yang diduga menjadi penyebab masih dalam keadaan segar ketika tiba di dapur.

“Tidak ada masalah, karena metode masak dari kejadian Senin ditarik ke dua minggu ke belakang itu sama metodenya, dan jamnya sama,” ucap Ikbal.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Windows 10 Tetap Jadi Favorit, Meski Microsoft Akan Hentikan Dukungannya

2

Profil Selebgram Shella Selpi Lizah Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker

3

Kejutan Suzuki Hadirkan Mobil Listrik, Ini Bocorannya

4

PKM di Garut, Dosen dan Mahasiswa Ekuitas University Bantu UMKM Desa Cipancar Kelola Bisnis via Teknologi Digital

5

Murah! HUAWEI MateBook D14 Terjual dengan Harga Rp8,9 jutaan
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg