Gus Miftah Flexing, Terbang Pakai Jet Pribadi Saksikan Final Liga Champion!

gus miftah flexing
(twitter @blackshark7890)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gus Miftah adalah sosok ulama yang dianggap tidak wajar dan berbeda dengan ulama lain. Karena dia disebut sering melakukan kajian di dunia malam.

Selain itu, Gus Miftah juga merupakan pendiri Pondok Pesantren Ora Aji yang terletak di Dusun Tundan, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tidak heran  jika nama Gus Miftah semakin populer, karena dia juga terkenal aktif dalam dunia politik. Bahkan dia mendukung paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dalam Pilpres 2024 lalu.

Flexing di Jet Pribadi

Pendakwah Gus miftah baru-baru ini viral di media sosial X. Terlihat dalam unggahan akun twitter yang dibagikan @blackshark7890 pada (03/06/2024).

Dalam unggahan tersebut, terlihat pendakwah ini sedang duduk santai menaiki pesawat jet pribadi yang di dalamnya terdapat barang-barang pribadinya. Gus miftah terlihat mengenakan baju jersey PSS Sleman berwarna hijau dengan kacamata hitamnya.

Video itu diberi keterangan ” Gus Miftah terbang ke London Inggris untuk menyaksikan laga Final Liga Champions antara Real Madrid Vs Dortmund, dan Gus Miftah tampak menggunakan jersey tim daerah asalnya yaitu tim PSS Sleman”

Gus miftah disebut bisa menikmati segala fasilitas itu karena hasil menjadi tim pilpres Prabowo-Gibran. Akun tersebut membagikan postingan dengan caption “Aseek… hasil kerja keras selama pilpres” kata akun @blackshark7890.

Banyak beragam reaksi netizen yang menanggapi video unggahan tersebut.

“ternyata bener. kadar norak setiap orang beda beda. tapi kalo yang begini udah kelewat norak.” kata akun @tovik_bamastro.

“Mau tanya, apakah wajar, jika “ulama/penceramah” flexing kemewahan, sementara pengikutnya/umatnya banyak yg masih hidup susah, bukannya “ulama/penceramah” seharusnya menjadi teladan/contoh, tapi kenapa moral dan etikanya patut dipertanyakan.” kata akun @ekologic4.

BACA JUGA: Gus Miftah dan Kemenag Saling Sindir, Begini Isi Lengkap SE Menag Soal Penggunaan Sepiker

“ni terlepas dukungan ke siapapun, tapi kenapa emangnya dah orang yang abis kampanyein orang dan hasilnya menang itu dinyinyirin kalo dia lagi nikmatin hasil kerja selama kampanye nya? Namanya orang kerja trs mau nikmatin hasilnya ya wajar aje dong” kata akun @KupKupyang

Norak ya jadinya? Ingin terlihat bahagia setelah menyengsarakan rakyat banyak. Ingat akhirat” kata akun @rifkyar___

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri