Haidar Alwi: Kasus Semarang-Solok Tidak Dapat Dijadikan Alasan Pergantian Kapolri

Haidar Alwi Ungkap Polri Salah Satu Kepolisian Terbaik di Dunia
Ilustrasi-Petugas Kepolisian Tengah Melaksanakan Apel (Dok.RRI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID –– Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi menilai, kasus penembakan di Semarang dan Solok Selatan tidak dapat dijadikan dasar untuk melakukan pergantian Kapolri.

Penilaian itu disampaikan R Haidar Alwi merespon pernyataan pengamat kepolisian, Bambang Rukminto dan guru besar ilmu politik dan keamanan Universitas Padjajaran, Muradi dalam acara Satu Meja The Forum Kompas TV, Rabu, 4 Desember 2024.

Bambang Rukminto berpandangan kasus-kasus tersebut terjadi akibat lemahnya kepemimpinan di tubuh Polri. Sepakat dengan itu, Muradi kemudian menyarankan agar Presiden Prabowo melakukan pergantian Kapolri.

“Kalau alasannya demikian, jelas terlalu dipaksakan dan kental akan muatan politis karena ujung-ujungnya yang diincar itu jabatan Kapolri. Kasus penembakan di Semarang dan Solok Selatan tidak dapat dijadikan dasar untuk mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” kata R Haidar Alwi, Rabu (4/12/2024) malam.

Menurutnya, kasus-kasus tersebut terjadi lebih kepada personel ketimbang institusi. Ketika ada personel kepolisian yang melakukan pelanggaran etik atau pidana, pimpinan memang ikut bertanggung jawab atas kesalahan anak buahnya. Namun, pada batas-batas tertentu karena Polri mengenal adanya rantai Komando.

R Haidar Alwi menyebut terdapat aturan yang jelas mengenai hal itu. Yaitu Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat (waskat).

“Ketika ada Jaksa atau Hakim yang melanggar, apakah Jaksa Agung atau Ketua Mahkamah Agung-nya yang dicopot? Ketika ada utusan khusus presiden atau menteri yang bermasalah, apakah presidennya yang dicopot? Kan tidak. Tidak begitu,” jelas R Haidar Alwi.

“Jadi, tidak masuk akal mencopot Kapolri hanya karena ulah personel di tingkat Polres. Terlalu jauh dan banyak struktur komando maupun penanggung jawab yang dilangkahi,” sambung R Haidar Alwi.

Oleh karena itu, ia tidak setuju bila beberapa kasus pelanggaran personel tersebut dijadikan dasar untuk melakukan pergantian Kapolri. Dirinya justru mengapresiasi ketegasan yang ditunjukkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam membenahi institusi Polri tidak perlu diragukan. Dibuktikan dengan bagaimana beliau melakukan penegakan hukum terhadap anggotanya yang bermasalah. Tidak hanya diberikan sanksi etik tapi juga diproses secara pidana,” ungkap R Haidar Alwi.

Komitmen Kapolri dalam penegakan hukum juga terlihat dari angka-angka dalam survei Litbang Kompas yang terkenal independen. Polri menjadi institusi penegak hukum dengan citra positif tertinggi mengungguli Kejaksaan, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi hingga Komisi Pemberantasan Korupsi.

BACA JUGA: Kapolri Ingatkan Potensi Gangguan Kamtibmas Pasca Pilkada 2024

Tidak hanya lembaga survei nasional, kinerja positif Polri juga diakui oleh lembaga survei internasional. Sebut saja International Police Association (IPSA) yang berbasis di Amerika Serikat dan Institute for Economic and Peace (IEP) yang terdaftar di Australia. Dalam laporan bertajuk World Internal Security and Police Index (WISPI) tahun 2023, Polri naik 21 peringkat dibanding sebelumnya.

“Bahkan untuk salah satu variabel, Polri menjadi yang terbaik ke-tiga di dunia. Selain itu, lembaga survei lainnya dari Amerika Serikat yaitu Gallup menyebut Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masuk lima besar polisi dengan kinerja terbaik di dunia,” pungkas R Haidar Alwi.

 

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Windows 10 Tetap Jadi Favorit, Meski Microsoft Akan Hentikan Dukungannya

2

Sinopsis Film Bajaj Bajuri, Pernah Dibintangi Mat Solar

3

Firsta Yufi Amarta Putri Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025

4

6 Rekomendasi Tablet Unggulan Sepanjang Tahun 2024

5

Kejutan Suzuki Hadirkan Mobil Listrik, Ini Bocorannya
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg