Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pedagang Pasar Ancol Terpaksa Tambah Modal

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kenaikan harga kebutuhan pokok di Pasar Ancol, Bandung, Kamis (23/4/2026), memaksa para pedagang menambah modal belanja agar tetap bisa berjualan di tengah lonjakan harga yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah komoditas seperti cabai, tomat, dan beras mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Kondisi ini membuat pedagang harus mengeluarkan biaya lebih besar dibandingkan biasanya untuk menjaga ketersediaan barang dagangan.

Salah seorang pedagang, Tati, mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi hampir pada semua bahan pokok. “Lagi pada naik, naik semua,” ujarnya.

Menurutnya, komoditas seperti Cabai dan Tomat menjadi yang paling sering mengalami perubahan harga. Ia menyebut harga Cabai sempat turun ke kisaran Rp40 ribu per kilogram, namun kembali naik dalam waktu singkat sehingga menyulitkan pedagang dalam menentukan harga jual.

Kondisi tersebut membuat pedagang terpaksa menambah modal belanja. Jika sebelumnya mereka dapat berbelanja dengan jumlah tertentu, kini harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk mendapatkan stok yang sama.

“Ya paling ibu nambah modal lagi untuk belanja, biasanya segini, ditambah jadi lebih banyak,” katanya.

Di sisi lain, kenaikan harga juga berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Sejumlah pembeli mulai mengurangi jumlah belanja dan beralih ke bahan yang lebih terjangkau.

Salah seorang pembeli mengaku kini lebih selektif dalam membeli kebutuhan sehari-hari. “Kalau ayam mahal, sayuran juga mahal, jadi sekarang lebih sering beli telur,” ujarnya.

Akibatnya, perputaran barang di pasar menjadi lebih lambat. Pedagang pun harus lebih cermat dalam mengatur stok, terutama untuk komoditas yang mudah rusak seperti sayuran.

Meski kebutuhan pokok masih tersedia di pasaran, tingginya harga menjadi kendala utama bagi masyarakat. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan beban pengeluaran rumah tangga, tetapi juga memaksa pedagang untuk beradaptasi dengan menambah modal agar tetap bertahan.

Situasi tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana kenaikan harga kebutuhan pokok berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat di pasar tradisional.

(Magang Unpas/Tihan Naila. A)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru