BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Indonesia tak akan lagi impor solar pada 2026. Keputusan tersebut berdasarkan komitmen pemerintah untuk menerapkan program biodiesel 50% (B50) demikian disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
“Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah mengumumkan tahun depan kita akan penuh memakai biofuel. Oleh karena itu, tahun depan Indonesia diusahakan, dikejar, ditargetkan, tidak impor solar lagi,” ungkap Zulhas, saat ditemui di acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, di ICE BSD, Tangerang, Rabu (15/10/2025).
Untuk diketahui, B50 merupakan campuran 50% biodiesel dari minyak sawit atau crude palm oil (CPO) dan 50% solar dari minyak fosil.
Baca Juga:
Solar Harvest: Teknologi Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa UNAIR
Sebelumnya, skema campuran yang diterapkan adalah B40 yakni 40% biodiesel dari minyak sawit dan 60% dari solar
“Berarti kita dari B40 akan menjadi B50. Dengan hitungan B50, maka kita tidak akan impor solar lagi,” tegasnya.
Zulhas menjelaskan langkah ini dilakukan demi mencapai swasembada energi seperti arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau kita ingin berdaulat, kalau kita ingin kuat, kita harus swasembada semuanya, pangan dalam arti luas. Yang berikutnya, kita harus swasembada di bidang energi,” ujarnya.
(usamah kustiawan)









